PEMALANG — Ribuan warga dari berbagai RT/RW memadati halaman Kantor Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Senin (24/8/2026). Mereka datang untuk menerima bantuan pangan berupa 30 kilogram beras bagi setiap keluarga penerima manfaat (KPM) yang disalurkan pemerintah melalui Bulog.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Padatnya antrean sempat membuat suasana di lokasi menjadi kurang kondusif. Warga berdesakan dan saling dorong saat menunggu giliran menerima bantuan.
Di tengah antusiasme warga yang mendapatkan bantuan, sejumlah warga yang mengaku berada dalam kondisi ekonomi sulit justru harus pulang dengan tangan kosong lantaran nama mereka tidak tercantum dalam daftar penerima.
Sejak sekitar pukul 08.00 WIB, warga telah memadati area Kantor Kelurahan Bojongbata. Mereka datang dengan membawa dokumen identitas yang diperlukan dan rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan bantuan pangan tersebut.
Namun, tidak semua warga merasakan kegembiraan yang sama.
Medi (65), seorang duda yang mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap, hanya bisa duduk termenung di sudut pagar kantor kelurahan. Ia membawa kartu keluarga dengan harapan namanya tercantum sebagai penerima bantuan.
Namun, setelah dilakukan pengecekan, namanya tidak ditemukan dalam daftar penerima.
“Saya sudah berharap dapat bantuan seperti tetangga depan dan samping rumah. Ternyata nama saya tidak ada di daftar. Padahal beras ini sangat saya tunggu untuk makan besok,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Kondisi serupa dialami Anah (54), seorang ibu rumah tangga yang mengaku tidak lagi memiliki pekerjaan setelah warung makan miliknya ludes terbakar beberapa waktu lalu.
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











