HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
Kab. Pacitan

Warga Keluhkan Motor Tangki Modifikasi Ngangsu BBM Bersubsidi di SPBU Pemalang

25
×

Warga Keluhkan Motor Tangki Modifikasi Ngangsu BBM Bersubsidi di SPBU Pemalang

Sebarkan artikel ini
IMG20260826052803
Nampak deretan sepeda motor bertangki besar sedang antri BBM Bersubsidi di SPBU jalan Gatot Subroto Pemalang ( Foto:Ragil)

PEMALANG — Sejumlah konsumen bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, mengeluhkan antrean panjang yang diduga dipicu oleh sejumlah sepeda motor dengan kapasitas tangki tidak wajar.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kendaraan tersebut diduga melakukan praktik ngangsu BBM bersubsidi secara berulang dengan menggunakan tangki dan bagian bagasi yang telah dimodifikasi. Kondisi itu dikeluhkan karena dinilai mengganggu konsumen umum yang hendak membeli BBM untuk kebutuhan sehari-hari.

Pantauan di lokasi pada Rabu (26/8/2026) menunjukkan beberapa sepeda motor tampak keluar-masuk area SPBU dan melakukan pengisian BBM jenis Pertalite secara berulang. Aktivitas tersebut disebut telah berlangsung sejak pagi sekitar pukul 05.15 WIB.

Sejumlah sepeda motor terlihat memiliki modifikasi pada bagian tangki maupun bagasi, sehingga diduga mampu menampung BBM dalam jumlah lebih banyak dibandingkan kapasitas standar kendaraan.

Kondisi tersebut membuat antrean konsumen menjadi lebih panjang. Salah seorang pengendara, Nono (50), mengaku kecewa dengan lamanya waktu antre akibat aktivitas sejumlah kendaraan yang melakukan pengisian berulang.

“Mereka isi penuh, pergi, lalu balik lagi pakai motor yang sama atau berganti pelat nomor. Kami yang mau berangkat kerja jadi terhambat karena harus menunggu lama di belakang mereka,” ujar Nono.

Menurut warga, praktik pengisian BBM secara berulang tersebut dikhawatirkan membuat ketersediaan BBM bersubsidi lebih cepat habis dan mengurangi kesempatan masyarakat yang membeli untuk kebutuhan pribadi.

Warga juga menduga BBM yang diperoleh melalui pengisian berulang tersebut berpotensi dijual kembali secara eceran dengan harga lebih tinggi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan klarifikasi dari pihak berwenang.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *