PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
Kab. Pemalang

Kenaikan Harga Pertamax Picu Antrean Panjang hingga Meluber ke Jalan di SPBU Bojongbata Pemalang

163
×

Kenaikan Harga Pertamax Picu Antrean Panjang hingga Meluber ke Jalan di SPBU Bojongbata Pemalang

Sebarkan artikel ini
1001361007
Terlihat antrian pembeli BBM mengular hingga ke jalan di SPBU Bojongbata Pemalang.( Foto:Ragil )

PEMALANG – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dalam beberapa pekan terakhir memicu lonjakan antrean kendaraan di SPBU Bojongbata, Kabupaten Pemalang. Antrean kendaraan bahkan meluber hingga ke badan Jalan Gatot Subroto, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi, Jumat (31/7/2026).

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean didominasi kendaraan roda dua yang beralih mengisi BBM jenis Pertalite. Pengendara tampak berbaris rapat memenuhi area pengisian, sementara ekor antrean memanjang hingga keluar kawasan SPBU dan memakan sebagian lajur jalan raya.

Kondisi tersebut menyebabkan laju kendaraan yang melintas di Jalan Gatot Subroto sempat tersendat, terutama pada jam-jam sibuk ketika antrean mencapai puncaknya.

Petugas SPBU Bojongbata, Siswoyo (40), mengatakan lonjakan antrean mulai terjadi sejak adanya penyesuaian harga Pertamax. Menurutnya, kepadatan kendaraan berlangsung pada pagi hari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, kemudian kembali meningkat pada sore hari mulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang SPBU tutup sekitar pukul 22.00 WIB.

“Faktor penyebab utama lonjakan antrean kendaraan terjadi semenjak penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax,” ujar Siswoyo saat ditemui di lokasi.

Ia menjelaskan, selisih harga yang cukup jauh antara Pertamax dan Pertalite membuat banyak masyarakat memilih beralih menggunakan BBM bersubsidi untuk menghemat pengeluaran transportasi sehari-hari.

Per 31 Juli 2026, harga Pertamax tercatat sebesar Rp16.250 per liter, sedangkan Pertalite dijual Rp10.000 per liter. Perbedaan harga tersebut dinilai cukup signifikan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan setiap hari.

Salah seorang pengemudi ojek online, Dulatif, mengaku terpaksa beralih ke Pertalite demi menekan biaya operasional.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *