SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Nasional

Budaya Gotong Royong, Lapas Kelas IIA Karawang Gelar Jumat Bersih

313
×

Budaya Gotong Royong, Lapas Kelas IIA Karawang Gelar Jumat Bersih

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Budaya gotong royong bukan saja melekat dalam kehidupan masyarakat di pedesaan tapi di lingkungan Lapas Kelas llA Karawang pun masih melekat. Ini terlihat pada kegiatan Jumat Bersih yang dilakukan pada Jumat (28/9/2018).

Melibatkan pegawai Lapas dan warga binaan, acara Jumat Bersih langsung dipimpin oleh Kalapas Iskandar Irianto Basuki dengan membersihkan rumput dan saluran irigasi, sampah yang berserakan di sepanjang saluran got.

Dalam kesempatan itu, Kalapas mengajak seluruh staff dan pegawai lapas untuk selalu aktif dalam setiap melaksanakan kegitan Jumat Bersih.

“Jika kegiatan Jumat Bersih ini rutin dilaksanakan maka lingkungan Lapas akan terlihat bersih dan bila lingkungan bersih maka lingkungan masyarakat sekitar pun akan terhindar dari barbagai macam penyakit,” katanya.

Lebih dari itu, sambung Kalapas, dengan kegiatan seperti ini juga dapat meningkatkan rasa persaudaraan dan kekompakan sesama pegawai untuk tetap harmonis, terangnya.

Penulis: Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Tampak depan gedung Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara (BBPJN Sumut). Lembaga ini didesak oleh Koordinator Riak Sumut, Amri Tambunan, untuk bertanggung jawab dan memberikan kompensasi kepada warga yang menjadi korban kecelakaan berulang akibat kondisi ruas jalan nasional Aek Kanopan–Rantau Prapat yang dikeruk namun belum diperbaiki, serta meminta perbaikan segera demi keselamatan pengguna jalan.