SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOMEMegapolitan

Anggota GMBI Dianiaya Oknum TNI AL Hingga Babak Belur

1907
×

Anggota GMBI Dianiaya Oknum TNI AL Hingga Babak Belur

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Jakarta – Dua orang anggota LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Distrik Jakarta Utara jadi korban kekerasan dan penganiayaan oleh seorang oknum anggota TNI AL. Akibat kejadian itu kedua korban, Ade Surnaga yang menjabat sebagai Sekretaris LSM GMBI Distrik Jakarta Utara dan Joko Susilo yang menjabat Kadiv Litbang mengalami babak belur.

Ade Surnaga (30) selaku korban menuturkan, kejadian penganiayaan itu berawal saat dirinya bersama beberapa rekan anggota GMBI mendampingi masyarakat yang membutuhkan pertolongan untuk berobat ke Rumah Sakit Radjak Hospital, Senen, Jakarta Pusat, Kamis, 2 September 2021. Saat itu Ade dan rekan mendatangi rumah sakit untuk mengklarifikasi ulang.

“Dirumah sakit saya diarahkan untuk menemui BH yang diketahui sebagai Kepala Security. Dalam klarifikasi itu pun kami tidak mendapat jawaban yang pasti,” ujar Ade kepada wartawan, Jumat (3/9/2021).

Selanjutnya Ade dan rekan diarahkan BH ke lokasi parkiran. Disitulah terjadi adu mulut antara BH dan Ade karena BH menuduh ade telah mengambil foto.

“Melihat saya adu mulut kemudian rekan saya Joko inisiatif untuk melerai, namun BH makin terbawa emosi sambil mengeluarkan kata kata kasar,” katanya.

Arogansi BH makin menjadi, kata Ade, ia dan Joko diseret ke Pos Security yang berada dibasement. Di Pos Security itu ia di intimidasi dan dieksekusi tanpa ampun.

“Di Pos Security itu kami berdua di eksekusi oleh BH yang merupakan oknum TNI AL. Kami dipukuli hingga babak belur,” jelasnya.

Atas kejadian itu selanjutnya Ade melaporkan atas apa yang dialaminya kepada Ketua GMBI Distrik Jakarta Utara, dan selanjutnya diarahkan untuk membuat laporan kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *