Di bidang gizi, Dinkes mengintensifkan penanganan stunting lewat PMT dan perawatan gizi buruk. Hasilnya, prevalensi stunting turun dari 21% menjadi 15%. Biaya perawatan anak gizi buruk ditanggung sekitar Rp3 juta per anak.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Program ini didukung kolaborasi dengan Alfamart, Polres Tegal, PPTI, dan Pramuka untuk percepatan penanganan TB dan stunting.
Dinkes juga rutin menggelar layanan insidental seperti sunatan massal gratis 40 anak, operasi bibir sumbing gratis, pemeriksaan IVA, dan cek kesehatan di lingkungan kerja.
“Keberhasilan kami ukur dari 4 indikator: angka kematian ibu, bayi, balita, dan prevalensi stunting. Dua tahun terakhir semuanya trennya membaik,” pungkas Edy.
Saat ini cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Tegal sudah 94,07%. Pemkab menargetkan UHC 98% pada 2029.
Penulis : Kuncoro Wijayanto















