Harga maksimal SPHP di tingkat konsumen ditetapkan sebesar Rp12.500 per kilogram.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Harga maksimal di tingkat konsumen Rp12.500 per kilo. Kita distribusikan semaksimal mungkin sesuai kebutuhan. Kalau pedagang pengecer butuh 2 ton per minggu, itu rutin kita pasok,” kata Agung.
Sementara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat segmen menengah ke atas, Bulog juga memasok beras premium ke sejumlah ritel modern di wilayah Tegal dan sekitarnya.
“HET untuk beras premium Rp14.900. Ini jadi pilihan lain agar kebutuhan semua segmen masyarakat terpenuhi,” tambahnya.
Stok Beras Aman hingga Pertengahan 2027
Agung memastikan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Bulog Tegal masih dalam kondisi aman.
Menurutnya, meskipun penyaluran terus dilakukan hingga akhir Desember 2026, stok yang tersedia diperkirakan masih mencukupi hingga sekitar Mei atau Juni 2027.
“Dengan penyaluran hingga akhir Desember pun, stok kita perhitungkan masih cukup hingga bulan ke-5 atau 6 tahun depan. Awal 2027 sudah panen raya, jadi kita akan memupuk stok lagi. Ketersediaan sangat-sangat terjangkau,” tegasnya.
Di sisi lain, Bulog tetap melakukan penyerapan gabah dari petani. Namun, volumenya tidak sebesar saat musim panen raya karena harga gabah saat ini cenderung tinggi.
Kenaikan harga beras dalam beberapa bulan terakhir menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi inflasi nasional. Kondisi cuaca, termasuk El Nino dan kekeringan yang berdampak terhadap produksi serta potensi gagal panen, juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pasokan.
“Karena itu Bulog ditugaskan pemerintah untuk lebih intens memasok beras ke masyarakat melalui tiga saluran ini hingga akhir tahun,” pungkas Agung.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











