Ia meminta seluruh pemain yang bertanding menggunakan celana legging panjang sebagai bentuk kepatuhan terhadap norma dan ketentuan yang berlaku.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Kemudian, 30 menit sebelum Magrib pertandingan harus sudah selesai. Jangan sampai nanti seperti turnamen-turnamen selama ini, ketika sudah Magrib masih berada di lapangan bola,” ujar Tarmizi.
Dorong Pembinaan Bibit Atlet Muda
Lebih lanjut, Bupati Aceh Barat berharap organisasi olahraga seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), dan Persabar dapat memperkuat pembinaan atlet sepak bola usia dini.
Menurutnya, pembinaan harus dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
“Saya berharap kepada KONI, PSSI dan Persabar untuk melatih bibit-bibit atlet sepak bola yang ada di Aceh Barat, mulai dari tingkat SD hingga SMA. Agar mereka nantinya menjadi pemain hebat dan dapat membanggakan nama daerah,” pungkasnya.
Turnamen Piala Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat Tahun 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan kompetisi yang sehat, tetapi juga menjadi wadah pencarian dan pembinaan talenta-talenta muda sepak bola di Kabupaten Aceh Barat.
(Muhibbul)
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











