SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Cianjur

Geger, Sesosok Mayat Pria Ditemukan Meninggal di Rumah

138
×

Geger, Sesosok Mayat Pria Ditemukan Meninggal di Rumah

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|Cianjur – Warga Kampung Bojongherang RT 01/12, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur geger dengan adanya penemuan sesosok mayat pria yang sudah meninggal di rumahnya, Selasa (15/12/2020).

Diketahui, mayat tersebut Yayat (60) warga setempat. Pertama kali diketahui oleh Unang (54) tetangga dekatnya sekitar pukul 10.30 WIB.

“Warga curiga setelah mencium bau tak enak atau sedap terasa dari samping rumah,” aku Unang kepada awak media.

Ia bercerita, dirinya saat itu juga mencari sumber bau menyengat gak enak tersebut. Ternyata ada sesosok mayat.

“Ya, melihat kondisinya diperkirakan sudah dua hari meninggal sepertinya,” ujar Unang.

Ia menyambungkan, itu terasa tadi pagi tercium bau tak sedap. Lalu, dirinya langsung mencari dimana keberadaan bau tersebut.

“Ternyata bau busuk berasal dari mayat seseorang kang,” ucap Unang.

Masih kata Unang, nah dikiranya bau bangkai tikus. Ternyata setelah dicari sumber bau menyengat berasal dari rumah di samping rumah dirinya.

“Saya coba masuk ke dalam ternyata mayat pak Yayat sudah meninggal,” katanya.

Terakhir, Unang menambahkan, saat pertama kali diketahui posisi mayat sudah keadaan terlentang. Kemudian kepala tertutup kasur.

“Nah, saat itu juga saya memberitahukan laporan ke Ketua RW dan melaporkan ke Polsek Cianjur kota,” ucapnya.

Terpisah, Agus (30) anak almarhum menuturkan, sebelumnya ayah tidak terlihat sakit. Karena biasa suka bolak balik ke rumah yang satu lokasi di Ramayana, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur.

Ia memaparkan, tetapi beberapa hari yang lalu, ada tetangga memberikan kabar kalau bapak sakit. Dan, dirinya langsung menemuinya. Saat itu juga membelikan obat, apabila kan? Bapak sakit.

“Terakhir bertemu dua hari lalu ada,” akunya.

Agus menyambungkan, ayah tidak terlihat sakit waktu ketemu dua hari lalu. Saat itu terlihat asik sedang duduk sambil merokok.

“Saya merasa ada kejanggalan pada kematian ayah, melihat sepertinya tidak wajar,” bilang Agus.

Saat ini, memastikan kematian diketahui seorang warga Kelurahan Bojongherang tersebut, kini pihak kepolisian dan pihak keluarga sudah membawa jasadnya (Yayat) ke RSUD Sayang untuk divisum.(M/Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *