“Kita akan berkomunikasi lebih lanjut akan hal ini dengan pihak Kemenkop dan UKM, sehingga saat reses mendatang kita dapat melihat kondisi di Aceh dan berkoordinasi dengan unsur pemerintah daerah guna bahan rekomendasi kepada kementerian”, kata Haji Uma.
Haji Uma berharap agar pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit untuk menjadi produk turunannya seperti minyak makan merah dan lainnya akan sangat berdampak konstruktif bagi petani sawit khususnya dan daerah umumnya karena akan meningkatkan pendapatan petani, menyerap tenaga kerja serta mendukung pendapatan daerah.
Seperti diketahui, saat ini Kementerian Koperasi dan UKM mempersiapkan sejumlah koperasi petani sawit di seluruh Indonesia untuk membangun pabrik minyak sawit merah sebagai upaya untuk turut ambil bagian dalam rantai pasok (supply chain) minyak sawit di dalam negeri.
Sementara itu, Presiden Jokowi saat peresmian Pabrik Minyak Makan Merah Pagar Merbau, di Kabupaten Deli Serdang, Kamis (14/3/2024), memberi arahan agar kedepannya dalam setiap 1000 hektar kebun kelapa sawit yang dikelola koperasi harus dilengkapi pabrik minyak makan sebagai infrastruktur pelengkapnya.(Fahrid)















