Ia juga menyoroti keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Surajaya yang dinilai belum mampu memberikan solusi signifikan terhadap persoalan sampah yang terus meningkat.
“Permasalahan sampah harus menjadi perhatian serius semua pihak. Pemerintah daerah perlu mengambil langkah yang lebih fokus dan tegas dalam pengelolaan sampah serta pelestarian lingkungan demi masa depan generasi mendatang,” tegasnya.
KAWALI berharap gerakan penanaman pohon dan kepedulian terhadap pengelolaan sampah dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mendorong pemerintah memperkuat kebijakan pelestarian lingkungan di Kabupaten Pemalang.
(Ragil)















