“Sesampainya di sungai, kedua korban bermain air atau berenang berdua hingga ke seberang sungai dan berujung tenggelam,” jelasnya.
Korban Sempat Dicari Warga dan Panitia Kurban
Warga dan panitia kurban yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi. Setelah dilakukan penyisiran, kedua korban akhirnya berhasil ditemukan.
Menurut Agus, salah satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu korban lainnya sempat mendapat penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Menurut kesaksian beberapa orang di TKP, Lesmana meninggal di tempat, sedangkan Sauqie sempat dilarikan ke Klinik Khaira Medika Dusun Kaliruyung, Desa Bantarbolang, namun nyawanya tidak tertolong,” tambahnya.
Peristiwa tersebut sontak membuat suasana warga sekitar berubah haru. Tangis keluarga pecah saat kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Aparat bersama warga kemudian membantu proses evakuasi korban ke rumah duka masing-masing.
Adapun identitas kedua korban yakni Lesmana Keket Budiman (14), warga RT 001 RW 005 Desa Karanganyar, Kecamatan Bantarbolang dan Syafi Asyauqi Rien (12), warga RT 003 RW 005 Desa Karanganyar, Kecamatan Bantarbolang.
BPBD Pemalang mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di area sungai maupun lokasi yang memiliki potensi bahaya, terlebih di musim arus sungai yang cukup deras.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan anak-anak dalam setiap aktivitas, termasuk saat mengikuti kegiatan penyembelihan hewan kurban di lingkungan sekitar. (Ragil)















