Mulai dari desakan agar Ridwan Kamil melakukan perbaikan jalan sebelum maju di Pilpres hingga meminta masyarakat berhati-hati jika melintas karena rumah sakit jauh dan kondisi jalan rusak berat.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Sebagai gubernur tentu Ridwan Kamil harus bertanggungjawab untuk pembangunan. Jangan hanya pencitraan di media sosial, tapi bangun yang benar infrastrukturnya. Kami sudah gerah dan jenuh jalan ke selatan rusak parah, kami mendesak kang Emil bertindak melakukan perbaikan dan pembangunan,” kata dia.
Rama menegaskan mahasiswa dan masyarakat Cianjur akan turun ke jalan menggelar aksi jika Pemprov Jawa Barat terutama Gubernur Ridwan Kamil tak merespon tuntutan perbaikan jalan.
“Jalan ini akses utama untuk kesehatan, pendidikan, dan perekonomian. Kalau tidak direspon, berarti Pemprov tak memperhatikan pembangunan daerah. Kami akan turun ke jalan menggelar aksi,” ujarnya.
H Abdul Rasyid, warga Sindangbarang mengatakan, jalan menuju Cianjur selatan sudah bertahun-tahun tidak ada perbaikan atau pembangunan. Adapun perbaikan hanya sebatas penambalan.
“Sudah lama tidak diperbaiki. Sudah lupa saya juga kapan terakhir jalan bagus. Sekarang kondisinya rusak parah,” kata dia.
Menurut Abdul, jalan rusak tersebut kerap mengakibatkan pengendara, terutama pesepeda motor terjatuh. “Sering yang celaka, apalagi kalau hujan. Lubang jalan kan tidak terlihat karena genangan air,” ucap dia.
“Saya berharap segera ada perbaikan, agar masyarakat nyaman beraktivitas,” pungkasnya.
(Jay)
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.















