PEMALANG – Detak jantung demokrasi di Kabupaten Pemalang mulai berdegup kencang. Menjelang puncak perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026, Pemerintah Kabupaten Pemalang tidak ingin mengambil risiko terkait keamanan.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Sebanyak 1.157 personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang tersebar di 173 desa dipastikan bersiaga penuh untuk mengawal jalannya pesta demokrasi tingkat desa.
Hal ini tercermin dalam kegiatan apel gelar pasukan Satlinmas yang diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang bersama jajaran Forkopimda.
Di bawah langit Pemalang, ribuan anggota Satlinmas tampak gagah dan kompak berbaris. Mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan garda terdepan yang akan memastikan setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) terbebas dari potensi gangguan keamanan.
Kasatpol PP Pemalang Ahmad Hidayat, menegaskan bahwa, Apel gelar pasukan Satlinmas diselenggarakan dalam rangka persiapan pengamanan pelaksanaan Pilkades serentak Tahun 2026 di Kabupaten. Pemalang
“Rencananya akan di gelar di 173 Desa, Satlinmas yang diterjunkan merupakan personil yang memahami kultur , sosial , dan geografis di Desanya masing-masing, sehingga dapat memetakan potensi rawan gesekan, konflik serta gangguan ketentraman dan ketertiban, untuk jumlah personil 1157,” Jelas Hidayat,pada Selasa (7/7 ).
Langkah strategis Pemkab Pemalang ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Mengingat Pilkades berskala besar ini melibatkan ratusan desa, kehadiran Satlinmas diharapkan mampu meredam gesekan antar pendukung di tingkat akar rumput.















