“Total PKL di blok Puncak Pass ada sekitar 700 kios. Kalau mau membongkar harusnya ada solusi terlebih dahulu jangan dibongkar dulu, baru ada wacana dari pemerintah,” ujar Asep.
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan aksi sekelompok orang melakukan pembakaran beredar di media sosial pagi ini. Video yang diunggah oleh akun Instagram neng_jepret tampak beberapa orang pria membakar kayu dan benda lainnya di tengah jalan. Dalam video yang diunggah itu ditulis “Pembongkaran warung-warung di Puncak, katanya buat pelebaran jalan supaya Puncak ngga macet seperti biasanya. Semoga nanti kalo udah jadi pelebaran jalannya, Puncak ngga macet lagi ya.Buat para pedagangnya sing sabar, insya Allah ada jalan buat mencari rejeki di tempat lain, anggap aja Allah sedang menunda sejenak rejeki bapak-bapak dan ibu-ibu untuk penghidupan di kemudian hari yang lebih baik, aamiin…”
Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Cianjur Hendrik Setiadi mengatakan siap menampung aspirasi dari para pedagang. Dirinya mengaku saat ini memang sulit untuk menempatkan yang adil karena beberapa aturan yang harus ditegakkan. “Jalur Puncak sulit dikembangkan karena pegunungan dan kanan-kirinya sudah menjadi daerah komersial, satu-satunya cara ya dengan melebarkan jalan,” katanya. (jns/dr)















