SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Nasional

Kinerja Kedubes RI di Tokyo Buruk, Wilson Lalengke Minta Dubesnya Diganti

87
×

Kinerja Kedubes RI di Tokyo Buruk, Wilson Lalengke Minta Dubesnya Diganti

Sebarkan artikel ini

Untuk maksud tersebut di atas, kami bermaksud melakukan kunjungan kehormatan kepada YM Bapak Duta Besar Indonesia untuk Jepang di Tokyo, baik sebagai bentuk lapor diri, juga untuk memohon petunjuk maupun arahan dan informasi yang diperlukan. Adapun terkait waktu kunjungan audiensi ke Kedubes, merujuk kepada schedule yang telah disusun dan disepakati oleh pihak partner di Jepang, maka kami mohon waktu audiensi adalah pada tanggal 10 November 2023, pukul 13.00 waktu setempat.

Program ini telah kami sampaikan kepada Pemerintah Kota Iiyama-Nagano, dan mendapat respons yang amat baik. Kami akan diterima dan diakomodir selama kunjungan di Kota Iiyama. Sementara untuk memperdalam pemahaman kultural usai benchmarking, kami juga mendapat dukungan dari Hippo Family Club. Oleh Hippo Family Club, para peserta akan tinggal bersama
anggota Hippo Family Club (host family) selama 2 malam, untuk melakukan berbagai aktivitas kultural bersama mereka.

Besar harapan kami permohonan audiensi dengan YM Bapak Duta Besar RI untuk Jepang ini mendapat tanggapan positif dan dapat dilaksanakan sesuai jadwal waktu tersebut. Atas perhatian, kerjasama, dan kesediaan Bapak, kami haturkan terima kasih.

Hormat kami

Dewan Pengurus Nasional
Persatuan Pewarta Warga Indonesia

Berdasarkan pengalaman buruk di atas, PPWI mempertanyakan kinerja Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo, Jepang. Untuk memberi kabar dan atau membalas surat permohonan dari warga Indonesia yang notabene merupakan rakyat yang membayar mahal hidup mereka di Tokyo sana saja, mereka tidak peduli. Mungkin mereka lelah, yang oleh karena itu perlu segera diganti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *