PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
CianjurHOMENasional

Kuramasan, Tradisi Mandi Besar Sambut Ramadhan di Kampung Adat Miduana Naringgul

372
×

Kuramasan, Tradisi Mandi Besar Sambut Ramadhan di Kampung Adat Miduana Naringgul

Sebarkan artikel ini
Foto: Seorang warga yang sedang mandi Kuramasan oleh ketua Adat Kampung Miduana

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

MMN.co, Cianjur – Memasuki bulan  Ramadhan sebagai bulan suci bagi umat Islam di tanah air banyak tradisi lokal yang masih melekat dan dijalankan oleh masyarakat. Salah satunya adalah tradisi mandi besar atau “Keramas” sehari menjelang pelaksanaan ibadah puasa tiba.

Di Kampung Adat Miduana misalnya kegiatan Keramas massal menyambut bulan suci Ramadhan itu berlangsung di Sungai Cipandak yang membelah Kampung Adat tersebut. Mereka menyebut istilah kegiatan mandi besar ini dengan sebutan Kuramasan.

Menurut Ketua Lokatmala Foundation, Wina Rezky Agustina, M.Sn, pendamping warga Adat Miduana, dalam tradisi mandi besar Kuramasan ini, warga sejak pagi hingga waktu dzuhur sehari menjelang puasa akan mendatangi Sungai Cipandak baik sendiri-sendiri maupun berkelompok.

Warga juga sekaligus membersihkan sungai dari sampah dan mengangkatnya ke pinggir sungai, semuanya dilakukan secara gotong-royong penuh kegembiraan.

“Sebelum prosesi mandi massal ini, warga adat memanjatkan niat dan doa yang dipimpin oleh pemimpin adat setempat lalu dengan tanpa harus membuka pakaian mereka turun ke Sungai Cipandak. Setelah acara selesai biasanya ada kegiatan makan bersama atau istilah mereka mayor di tepi sungai,” kata Wina yang juga berprofesi sebagai koreografer kepada MMN.co, Kamis (24/3/2022).

Masih Menurut Wina, dari kearifan lokal yang dia temui di Kampung Adat Miduana, pihaknya melihat bahwa dalam tradisi Kuramasan ini banyak hal yang sangat menarik. Diantaranya soal kesiapan mental dan spiritual warga menyambut dan menjalankan puasa di bulan suci Ramadhan.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *