SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Mata Air Terjun Panas Leles Destinasi Wisata Baru di Cianjur

1710
×

Mata Air Terjun Panas Leles Destinasi Wisata Baru di Cianjur

Sebarkan artikel ini

MMN, CIANJUR – Cianjur Selatan kaya dengan wisata alamnya, salah satunya sumber mata air terjun panas namun jarang orang yang mengetahuinya dan mengunjunginya. Umumnya para wisatawan hanya mengenal wisata pantai laut saja.

Mata Air Terjun Panas berada di Kampung Sindang Rama,desa Sukasirna, Kecamatan Leles, Cianjur Selatan, Jawa Barat. Sumber mata air panas ini konon katanya bisa dipakai obat untuk orang yang mempunyai penyakit gatal gatal pada bagian kulit.

Pengunjung yang berendam di air panas bisa langsung mengosokan bagian kulit yang gatal gatal menggunakan air tersebut. Namun sayangnya lokasi wisata ini belum tersentuh oleh pihak dinas terkait untuk dikelola dan dijadikan destinasi wisata. Untuk sementara dikelola oleh masyarakat desa Sukasirna dengan swadaya dan modal seadanya.

Diketahui, di kecamatan Leles ada 7 lokasi sumber mata air panas dengan debit air cukup deras dan tidak pernah berkurang debitnya diantaranya Cibuluh, Cicalobak, Cibalanong,Curugciung, Curug dogdog, Curug pangimpunan dan yang terkahir Curug dengdeng.

Untuk jarak menuju lokasi air terjun panas jaraknya dari jalan utama menuju lokasi hanya memakan waktu perjalanan 2 kilometer.

Ilham Hendrayana (35) Tokoh Pemuda kecamatan Leles mengatakan, banyaknya lokasi sumber mata air terjun di kecamatan Leles yang bisa dijadikan destinasi wisata tapi satupun belum ada yang tersentuh oleh pemerintah.

“Banyak lokasi air terjun khususnya dikecamatan Leles, Cianjur Selatan yang bisa dijadikan destinasi wisata, namun belum dikelola dengan baik. Padahal kalau saja dikelola oleh pemerintah akan menambah penghasilan kas daerah,” terangnya.

Ilham menyambungkan,padahal kalau diambil sama pihak pemerintah Desa dijadikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) seperti desa desa yang ada diluar kecamatan Leles sepertinya akan membantu penghasilan kas daerah desa.

“Pihak desa sendiri baru mau memasukan anggaran ke Bumdes yang katanya tahun ini. Selama ini di kelola oleh swadaya warga masyarakat atas bimbingan Kompepar. Harapannya supaya tempat seperti air terjun yang ada di kecamatan Leles khususnya bisa menjadi lokasi tujuan wiasata lokal dan nasional. Jujur saja selama ini semua terganjal oleh biaya,” tegasnya.

Acep Romli (43) pengurus Kompepar wisata yang ada didesa Sukasirna menjelaskan, dengan mengunakan modal seadanya kita bersama teman teman lainnya berjuang dari nol.

“Dengan cara membuat saung saung dan tempat lainnya supaya pengunjung pun betah ketika datang ke lokasi air terjun panas ini. Kalau untuk semua lokasi air terjun lokasinya hampir berdekatan dengan sumber yang utama,” ucapnya.

Acep Romli berharap, semoga pihak pemerintah melalui dinas terkait bisa membantu modal untuk pembangunan lokasi wisata di kecamatan Leles.

“Mudah mudahan saja pihak pemerintah desa tertarik dengan lokasi wisata yang sudah ada ini, sehingga menjadikannya badan usaha milik desa (Bumdes) yang nantinya akan mensejahterakan waraga masyarakat yang dekat dengan lokasi wisata ini,” pungkasnya.(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *