HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Menteri LHK: Diperlukan Terobosan Mengintegrasikan Konsep Kewarganegaraan (citizenship) dan Kewirausahaan (entrepreneurship) Dalam Kelola Hutan

334
×

Menteri LHK: Diperlukan Terobosan Mengintegrasikan Konsep Kewarganegaraan (citizenship) dan Kewirausahaan (entrepreneurship) Dalam Kelola Hutan

Sebarkan artikel ini

“Jika seluruh inovasi dan kreativitas ada dalam interaksi bersama aparat dan masyarakat, maka secara keseluruhan akan memberikan nilai manfaat nasional, bukan hanya kesempatan kerja, tetapi kesempatan kerja berpenghasilan, dan memberikan nilai produktivitas domestik dan nasional, selain mendukung produktivitas bangsa dan kualitas manusia, menjadi bangsa Indonesia yang berkualitas,” tutur Siti.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Atas prestasi Indonesia yang menempati ranking pertama hasil survei Gallup World Poll, sebagai pemerintah yang dipercaya oleh rakyat, Siti Nurbaya berharap agar hal ini dapat terus dijaga oleh jajaran pemerintah, melalui birokrasi yang responsif terhadap perkembangan masyarakat dan jiwa entrepreneur, yang melayani warga negara, dan memandang kepentingan umum sebagai hasil dialog dan gagasan nilai-nilai, dan bukan sekadar kepentingan kelompok.

“Oleh karena itu, birokrat harus memberikan pelayanan, bukan mengarahkan tetapi berbagi pandangan dan nilai-nilai, posisikan secara rakyat secara bernilai, bukan hanya bekerja dan produktif saja, namun partisipatif dalam jangka panjang dan proses kolaboratif. Ini adalah bentuk kepemimpinan yang saling berbagi dan senantiasa menghormati keinginan rakyat, sebagaimana telah dicontohkan langsung oleh Presiden Joko Widodo, yang perlu didukung oleh pemerintah di tingkat tapak,” tegasnya.

Siti Nurbaya kembali mengingatkan bahwa, perlunya dicari suatu format operasional pembangunan yang berarti bagi masyarakat dan bukan sekedar komitmen bagi para birokrat.

“Yang penting harus diperhatikan bagi seorang birokrat adalah bukan hanya berpikir saat ini, tetapi terus berpikir dan berpikir, lakukan evaluasi, lalu kerjakan lagi secara simultan”, pesan Siti Nurbaya menutup arahannya.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *