PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
HOME

Menteri LHK: Diperlukan Terobosan Mengintegrasikan Konsep Kewarganegaraan (citizenship) dan Kewirausahaan (entrepreneurship) Dalam Kelola Hutan

411
×

Menteri LHK: Diperlukan Terobosan Mengintegrasikan Konsep Kewarganegaraan (citizenship) dan Kewirausahaan (entrepreneurship) Dalam Kelola Hutan

Sebarkan artikel ini

“Jika seluruh inovasi dan kreativitas ada dalam interaksi bersama aparat dan masyarakat, maka secara keseluruhan akan memberikan nilai manfaat nasional, bukan hanya kesempatan kerja, tetapi kesempatan kerja berpenghasilan, dan memberikan nilai produktivitas domestik dan nasional, selain mendukung produktivitas bangsa dan kualitas manusia, menjadi bangsa Indonesia yang berkualitas,” tutur Siti.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Atas prestasi Indonesia yang menempati ranking pertama hasil survei Gallup World Poll, sebagai pemerintah yang dipercaya oleh rakyat, Siti Nurbaya berharap agar hal ini dapat terus dijaga oleh jajaran pemerintah, melalui birokrasi yang responsif terhadap perkembangan masyarakat dan jiwa entrepreneur, yang melayani warga negara, dan memandang kepentingan umum sebagai hasil dialog dan gagasan nilai-nilai, dan bukan sekadar kepentingan kelompok.

“Oleh karena itu, birokrat harus memberikan pelayanan, bukan mengarahkan tetapi berbagi pandangan dan nilai-nilai, posisikan secara rakyat secara bernilai, bukan hanya bekerja dan produktif saja, namun partisipatif dalam jangka panjang dan proses kolaboratif. Ini adalah bentuk kepemimpinan yang saling berbagi dan senantiasa menghormati keinginan rakyat, sebagaimana telah dicontohkan langsung oleh Presiden Joko Widodo, yang perlu didukung oleh pemerintah di tingkat tapak,” tegasnya.

Siti Nurbaya kembali mengingatkan bahwa, perlunya dicari suatu format operasional pembangunan yang berarti bagi masyarakat dan bukan sekedar komitmen bagi para birokrat.

“Yang penting harus diperhatikan bagi seorang birokrat adalah bukan hanya berpikir saat ini, tetapi terus berpikir dan berpikir, lakukan evaluasi, lalu kerjakan lagi secara simultan”, pesan Siti Nurbaya menutup arahannya.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *