SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
CianjurHOME

Neng Eem Apresiasi Kinerja PPK.2.5 Jabar Yang Sigap Tangani Longsor

171
×

Neng Eem Apresiasi Kinerja PPK.2.5 Jabar Yang Sigap Tangani Longsor

Sebarkan artikel ini

MMN.co,Cianjur – Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, anggota Dewan Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengapresiasi Kinerja Kementerian PUPR wilayah Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat, Satuan Kerja (Satker) P2JN Jabar, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)  2.5 Jabar atas respon cepat atasi penanganan longsoran dijalur jalan nasional Naringgul Cidaun yang menghubungkan Kabupaten Bandung – Cianjur Selatan.

Dikatakan Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, pertama dia mengapresiasi atas respon cepat dari PPK 2.5 Jabar dibawah kabali DKI Jakarta-Jawa Barat Dirjen Binamrga Kementerian PUPR yang sudah sigap menangani longsoran.

“Karena kita memang selalu menyuarakan bahwa didaerah Cianjur Selatan khususnya dijalur jalan nasional Naringgul yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Cianjur Selatan itu langganan longsor. Jadi saya sudah sejak lama minta untuk penanganan secara permanen strategis agar tidak terus terjadi longsor,” ujarnya saat dihubungi MMN.co, Sabtu (25/12/2021).

Neng Eem menambahkan, maksudnya secara permanen itu langsung saja dianggarkan sepanjang jalan, sepanjang tebing yang biasa terjadi longsor itu dibangun secara permanen di cor beton, termasuk juga di jalan puncak lama itu sama rawan longsor.

“Jadi jagan hanya ketika ada longsor kemudian baru ditangani ketika terjadi longsor baru ditangani, maksud saya harus didetek sepanjang mana tebing tebing sepanjang jalan nasional lintas selatan yang masih terjadi rawan longsor langsung ditangani walaupun mungkin belum terjadi longsor. Apalagi yang langganan longsor, jadi jangan hanya ketika terjadi longsor kemudian baru ditanggani hanya untuk orang bisa lewat tetapi tebing nya sendiri tidak di tangani secara permanen, itu yang saya maksud penanganan permanen, strategis dan jangka panjang,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *