SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mendorong terciptanya aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan pembekalan self leadership kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Berprestasi sebagai bekal membangun budaya kerja yang unggul dan mampu menjadi teladan di lingkungan pemerintahan.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Kegiatan pembekalan tersebut digelar pada Senin (27/7/2026) di Ruang Rapat Bupati, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), dan dihadiri langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.
Dalam arahannya, Bupati Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa program pembinaan ASN Berprestasi merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk menjadikan prestasi sebagai budaya kerja, bukan sekadar pencapaian individu.
“Saya ingin prestasi di Sumedang ini menjadi budaya. Prestasi harus menjadi sebuah kehormatan. Begitu juga bekerja sebagai ASN adalah sebuah kehormatan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Dony.
Ia juga mengajak seluruh ASN agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan bekerja sepenuh hati, mengedepankan empati, serta tidak berhenti melahirkan inovasi.
“Kalau kita bekerja dengan hati, melayani dengan empati, dan terus berinovasi, maka berbagai permasalahan masyarakat akan dapat diselesaikan dengan lebih baik,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kang Maman yang menjadi narasumber menyampaikan bahwa program ASN Berprestasi bukan hanya ajang pemberian penghargaan, melainkan sarana mencetak sosok teladan yang mampu menginspirasi ASN lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya berperan sebagai manajer yang berorientasi pada target kerja, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin yang membangun karakter, meningkatkan kapasitas, dan mengembangkan potensi sumber daya manusia.
Ia menjelaskan bahwa pemimpin sejati tidak sekadar menanyakan kapan pekerjaan selesai, melainkan memahami hambatan yang dihadapi tim, mencari penyebab menurunnya semangat kerja, serta membantu setiap anggota menemukan makna dari tugas yang dijalankan.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











