“Disamping itu juga Golkar mendorong percepatan pengembangan ekonomi hijau. Mendorong pembangunan rendah karbon melalui pembangunan energi berkelanjutan dan pengelolaan limbah terpadu hingga pengembangan industri hijau,” jelas Kang Ace yang saat itu membawa materi tentang Ke-GOLKAR-an, Arah dan Kebijakan Partai.
Disebutkan Kang Ace, hal lain yang menjadi perhatian Partai Golkar adalah pemulihan lahan berkelanjutan, serta pengumpulan data dan rehabilitasi ekosistem pesisir dan kelautan.
“Ini senantiasa menjadi perhatian kita bersama saat Bapak dan Ibu berada dalam pemerintahan, yakni harus mampu mendorong penerapan ekonomi sirkular, vaitu efisiensi sumber daya,” sebutnya.
Kang Ace juga sempat menyinggung pentingnya tata pengelolaan limbah, mulai dari seluruh proses produksi agar bahan bakunya dapat digunakan secara berulang dan dapat menghemat sumber dava alam.
“Memanfaatkan ekonomi sirkular untuk meningkatkan pertumbuhan PDB Indonesia sebesar Rp600 triliun di tahun 2030. Selain itu iuga menghasilkan 44 juta lapangan pekerjaan baru, termasuk pekerjaan yang memberdayakan perempuan dengan kesempatan yang lebih baik,” paparnya.
Menguatkan kemampuan teknologi kendaraan elektrik yang bahan baku baterainya nikel dan kobalt dan banvak ditemukan di Indonesia,kata Kang Ace, juga menjadi perhatian Partai Golkar.
“Kemudian mempercepat pengembangan ekonomi biru hingga mendorong penyerapan tenaga kerja yang luas sebagai upaya memperbaiki kembali kondisi laut dan pesisir. Termasuk pembangunan infrastruktur pariwisata kelautan juga dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi pasca Covid-19 senantiasa menjadi arah kebijakan yang harus kita perjuangkan bersama,” jelasnya.















