Sebagai pemimpin, Sekda juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas segala kebijakan, keputusan, tutur kata, atau instruksi yang mungkin dirasa terlalu keras atau kurang berkenan selama ini. Menyadari perannya sebagai manusia biasa, beliau menegaskan bahwa segala kebijakan yang diambil semata-mata demi menjaga marwah instansi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Memasuki masa purna tugas, sang Sekda meninggalkan tiga pesan penting untuk dipedomani oleh seluruh rekan sejawat yang masih bertugas, Jaga Integritas dan Disiplin, Tingkatkan Profesionalisme, Jaga Kekompakan dan Solidaritas.
Di penghujung pidatonya, beliau mendoakan agar seluruh rekan-rekan ASN selalu diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas pengabdian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.
Beliau juga mengajak seluruh pihak untuk senantiasa mendukung visi dan misi pemimpin daerah, Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati, untuk terus membangun, menata, dan memajukan Labuhanbatu yang dicintai.
“Mari kita wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar, Membangun Desa Menata Kota. Akhir kata, saya mohon pamit dan mohon doa agar di masa purnabakti ini, saya dan keluarga diberikan kesehatan dan keberkahan,” tutupnya.
Penulis : Khairul
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











