TEGAL – Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) PMN Kabupaten Tegal menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 selama dua hari, 25–26 Juli 2026, di Hotel Serenity, kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal. Kegiatan yang diikuti sekitar 60 peserta ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah program kerja hingga akhir masa kepengurusan 2026–2031.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Rakerda dihadiri Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PMN, Juang Kristianto, SH yang mewakili Ketua DPN PMN, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PMN Jawa Tengah Puji Krisdiantoro beserta jajaran pengurus DPP PMN Jawa Tengah, pengurus DPK PMN Kabupaten Tegal, serta Pimpinan Komisariat Kecamatan (PKK) dari 18 kecamatan se-Kabupaten Tegal.
Mengusung tema “Penguatan Marhaenisme dalam Mewujudkan Kemandirian Organisasi”, Rakerda dibuka secara resmi oleh Ketua DPK PMN Kabupaten Tegal, Chalimi.
Dalam sambutannya, Chalimi menegaskan bahwa Rakerda merupakan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus memastikan seluruh program organisasi berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.
“Dengan Rakerda ini kita kuatkan organisasi, dan semua program yang nantinya jadi Keputusan Rakerda bisa bersama-sama kita kawal. Agar program dan rencana organisasi bisa sukses sampai masa akhir periode 2026–2031,” ujar Chalimi.
Ketua DPP PMN Jawa Tengah, Puji Krisdiantoro, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Rakerda DPK PMN Kabupaten Tegal. Menurutnya, forum tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat soliditas organisasi di tingkat daerah.
“Dengan adanya Rakerda PMN Tegal, organisasi semakin solid, semakin jelas arahnya, dan semoga banyak memberikan manfaat buat masyarakat,” katanya.
Penguatan Ideologi Marhaenisme
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPN PMN, Juang Kristianto, SH, menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai Marhaenisme sebagai landasan perjuangan organisasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Menurutnya, penguatan ideologi harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas organisasi agar mampu mandiri serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











