MMN, CIANJUR – Anah (31) seorang janda beranak satu penderita ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) warga Kampung Cicadas RT 01/03, Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, terpaksa diungsikan warga kerumah kosong yang yang lebih aman karena kerap mengamuk dan merusak barang jika sedang kumat.
Sebelumnya Anah bersama anaknya yang masih berusia 15 bulan tinggal tidak menetap. Anah sendiri diketahui menderita gangguan jiwa sudah hampir 3 tahun.
Asep Lukman (35) warga sekitar mengatakan, khawatir akan merusak dan mengancam keselamatan maka Ketua RT setempat dan warga berunding menempatkan Anah kerumah milik warga yang sudah lama kosong.
“Ini sifatnya hanya sementara agar bu Anah lebih nyaman saja. Sementara itu untuk anaknya sendiri masih tetap tinggal bersama ibunya karena pernah kami coba ambil untuk dirawat tapi yang bersangkutan marah,” ujarnya, Minggu (21/7/2019).
Asep melanjutkan, kami warga sebenarnya sangat prihatin dengan kondisi Anah yang sudah sekian lama menderita gangguan jiwa namun hingga kini belum mendapat pengobatan dan perawatan.
“Lebih dari itu yang lebih memprihatinkan adalah kondisi anaknya yang masih berusia 15 bulan karena terlihat tidak ke urus. Kami tidak tahu bagaimana perkembangan kesehatan dan kondisinya sebab Anah sendiri tidak ingin anaknya dirawat oleh orang lain,” terangnya.
Ketua RT 01, Tahyana (45) menyampaikan, kami turut prihatin dengan kondisi Anah dan anaknya yang kondisinya terlantar. Untuk kebutuhan sehari hari seperti makan warga melakukan secara swadaya.
“Alhamdulillah untuk kartu BPJS Anah sudah ada. Namun terlebih dari itu kami semua berharap semoga pemerintah dapat membantu untuk kesembuhannya mengingat Anah dari keluarga miskin,” pungkasnya.(Jay)















