HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
BencanaHOMEHukumNasionalPeristiwa

Teror Bom Di SDN Srengseng Sawah Gegerkan Jagakarsa, Tim Gegana Sterilisasi Sekolah Usai Ancaman Via Pesan Singkat

169
×

Teror Bom Di SDN Srengseng Sawah Gegerkan Jagakarsa, Tim Gegana Sterilisasi Sekolah Usai Ancaman Via Pesan Singkat

Sebarkan artikel ini
IMG-20260713-WA0032-1
Menyoroti viralnya kasus dugaan teror bom di kawasan SD Srengseng, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin, 13 Juli 2026. (Instagram.com/@jakarta.terkini)

Lapor ke RT dan Polsek Jagakarsa

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Setelah insiden itu, pihak sekolah langsung melaporkannya kepada ketua RT dan Polsek Jagakarsa. 

Atas arahan kepolisian, seluruh siswa tetap berada di lapangan sebelum akhirnya dipulangkan secara bertahap, demi alasan keselamatan. 

“Sambil itu saya melapor kepada ketua RT dan Polsek. Kami juga mendapat imbauan dari kepolisian agar anak-anak tetap berada di lapangan dan tidak masuk ke kelas,” ujar Subekhi. 

Guru di SDN Srengseng itu lantas menyoroti, pesan ancaman yang diterima pegawai TU dan guru kelas I itu berisi ancaman sejumlah titik berbahaya di lingkungan sekolah.

Polisi: Anak-anak Sudah Dievakuasi

Dalam kesempatan lain, Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi menyatakan pihaknya telah menerima laporan kasus itu sekitar pukul 07.30 WIB. 

Polisi kemudian mengevakuasi seluruh siswa dan guru sebelum melakukan sterilisasi area sekolah. 

“Anak-anak sudah dievakuasi, kita arahkan keluar sekolah dulu,” kata Nurma di Jagakarsa, pada Senin, 13 Juli 2026. 

Atas laporan tersebut, kini proses penyisiran telah melibatkan Tim Gegana Brimob, Densus 88 Anti Teror, Tim Inafis, hingga Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan di wilayah setempat. (Firden)

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *