PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
BencanaHOMEHukumNasionalPeristiwa

Teror Bom Di SDN Srengseng Sawah Gegerkan Jagakarsa, Tim Gegana Sterilisasi Sekolah Usai Ancaman Via Pesan Singkat

406
×

Teror Bom Di SDN Srengseng Sawah Gegerkan Jagakarsa, Tim Gegana Sterilisasi Sekolah Usai Ancaman Via Pesan Singkat

Sebarkan artikel ini
IMG-20260713-WA0032-1
Menyoroti viralnya kasus dugaan teror bom di kawasan SD Srengseng, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin, 13 Juli 2026. (Instagram.com/@jakarta.terkini)

JAKARTA – Sebagian publik di media sosial, tengah dihebohkan dengan kasus dugaan teror bom yang dialami warga sekolah di SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin, 13 Juli 2026.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Dalam unggahan Instagram @jakarta.terkini, tersiar kabar teror bom itu melalui sebuah pesan singkat yang diduga dikirimkan pelaku ke pegawai tata usaha (TU) sekolah, dan seorang guru wali kelas 1.

“Pesan itu dikirimkan oleh orang tak dikenal (OTK) dan menyebut telah menempatkan bom di 11 titik di lingkungan sekolah,” tulis postingan tersebut.

Terkini, aparat kepolisian telah menerjunkan Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya untuk mengamankan lokasi.

Dalam proses penyelidikan, polisi melakukan sterilisasi serta penyisiran di seluruh area sekolah.

Pemeriksaan dilakukan guna memastikan tidak ada benda berbahaya yang dapat mengancam keselamatan siswa, guru, maupun staf sekolah. 

Hingga proses pemeriksaan berlangsung, pihak kepolisian juga melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku pengirim ancaman tersebut.

Guru: Ada Pesan Teror saat Upacara

Secara terpisah, Guru Kelas 5 SDN Srengseng, Subekhi menuturkan, pesan ancaman teror itu terkirim saat para guru dan siswa sedang melakukan upacara bendera, pada Senin, 13 Juli 2026 pagi.

Hal itu sontak membuat kepanikan di lokasi, namun pihak sekolah berupaya agar kegiatan tetap kondusif. 

“Salah satu guru menerima pesan teror saat kami sedang melaksanakan upacara. Kami mengondisikan agar situasi tetap tenang,” kata Subekhi di lokasi, Jagakarsa, pada hari yang sama. 

“Isi pesannya, ada bom di beberapa titik di sekolah ini. Yang menerima pesan pegawai TU dan guru kelas 1,” tambahnya.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *