MMN.co, Cianjur – Penemuan sosok mayat laki-laki dengan kondisi tubuh yang sudah tidak utuh dan hanya mengenakan celana bertuliskan Nafaro yang ditemukan oleh salah seorang nelayan pada Jumat (9/4/2021) sekira pukul 13.00 WIB, dipinggir perairan pantai Cisela, Cidaun, Cianjur Selatan, Jawa Barat akhirnya terungkap.
Korban adalah warga Kampung Benuk RT 01/12, desa Limbangansari, Cianjur yang merupakan korban tenggelam akibat berenang di pantai Jayanti pada bulan lalu tepatnya pada Minggu 23 Januari 2021.
Diketahui beberapa bulan yang lalu tim gabungan dari Basarnas Bandung, Polair Polres Cianjur dan lainnya sempat menyisir melakukan pencarian korban tenggelam pada Minggu 23 Januari 2021. Namun mayatnya tidak ditemukan.
Kapolsek Cidaun AKP Suamardi SH, membenarkan sesosok mayat yang ditemukan oleh salah seorang nelayan pada Jumat tanggal 9 April 2021 sekitar pukul 13.00 WIB dugaan kuat korban tenggelam di pantai Jayanti beberapa bulan yang lalu tepatnya pada hari Minggu 23 Januari 2021.
“Sesok mayat laki laki yang kondisinya sudah dalam keadaan rusak (tulang belulang dada, tengkorak dan tangan) pergelangan tangan kiri tidak ada dan tidak ditemukan identitas diri, ternyata korban yang tenggelam beberapa bulan yang lalu dan sempat disisir pencarian bersama sama tim gabungan tidak ditemukan,” ujar Kapolsek saat dihubungi via telepon WhatsApp, Jumat (9/4/2021).
Terungkapnya sesosok mayat laki laki dan dipastikan korban tenggelam beberapa bulan yang lalu setelah diangkat kedaratan ada yang mengenali degan ciri ciri celana pendek warna biru dan abu abu serta ada tulisan Nafaro dicelananya.
“Setelah mayat diangkat ke darat ada salah seorang yang menghubungi yaitu salah seorang keluarga dan orang tersebut meyakinkan bahwa mayat tersebut adalah Sdr. Rustana Satriaji, warga Kampung Benuk RT.01/12, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur yang tenggelam,” terangnya.
Setelah di konfirmasi kepada salah seorang keluarganya di Cianjur melalui Video Call, membenarkan dengan ciri ciri tersebut adalah keluarganya.
“Setelah diyakini dan membenarkan dengan ciri ciri yang ada, mayat diserahkan ke Puskesmas Cidaun kepada salah seorang keluarganya yang berada di Cidaun yakni Sdr. Henhen dan selanjutnya mayat dibawa ke keluarganya ke Cianjur menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Cidaun,” pungkasnya.(Jay)















