Bahkan, operasi sempat diwarnai titik terang ketika jasad korban dilaporkan sempat terlihat mengapung sekitar 14 mil dari bibir pantai pada hari Selasa. Namun, kondisi arus bawah laut yang kuat membuat jasad tersebut kembali tenggelam sebelum sempat dievakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang terus mengoordinasikan tim di lapangan agar memperluas jangkauan pencarian. Dukungan komunikasi dari komunitas seperti ORARI Lokal Kabupaten Pemalang juga terus mengawal jalannya operasi.
Keluarga dan masyarakat kini hanya bisa memanjatkan doa, berharap keajaiban datang dan Tim SAR Gabungan dapat membawa sang nelayan kembali ke pelukan keluarga. (Ragil).















