MMN, CIANJUR – Seringnya mati lampu jelang berbuka puasa di wilayah Naringgul-Cidaun, Cianjur Selatan, jadi perbincangan hangat netizen di media sosial Facebook. Dilaman facebook ‘Kabar Cianjur’ dan ‘Kabar Cianjur Selatan’ postingan kerap terjadinya mati listrik mendapat banyak tanggapan dari para netizen. Dalam hal ini netizen mempertanyakan penyebab matinya listrik.
Mendapat beragam pertanyaan dan viralnya postingan tersebut maka pihak management PLN ULP Tanggeung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memberikan klarifikasi terkait sering padamnya listrik dalam waktu 3 hari berturut-turut.
Hendra Hidayatulloh Selaku Manager PLN ULP Tanggeung menjelaskan, penyebab terjadinya mati listrik karena adanya kelalawar dan Moka yang masuk ke jaringan kabel PLN, juga ada Surja Petir yang mengenai jaringan listrik.
“Adanya ganguan beberapa hari ini menjelang buka puasa dikarenakan adanya kelelawar dan petir yang mengenai jaringan listrik,” ujar Hendra kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui via telpon, Kamis (9/5).
Lanjut Hendra, sebagai informasi bahwa pasokan listrik kelokasi tersebut berasal dari sumber listrik Gardu Induk Patuha yang berlokasi di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung.
“Untuk mengantisipasi kejadian serupa PLN Tanggeung terus melakukan antisipatif dengan memasang peralatan penangkal Surja Petir, pemangkasan pohon berkala, pemasangan ranjau binatang MOKA dengan IJUK atau selang berduri dilokasi jaringan listrik yang memang rawan binatang MOKA,” terangnya.
Ia menambahkan, selain upaya pencegahan diatas tersebut, PLN Tanggeung juga melakukan penambahan personil dan membuka layanan pengaduan 24 Jam.
“Kami mohon bantuan dan kerjasamanya masyarakat bila menemukan penyebab atau potensi yang menyebabkan gangguan listrik agar segera mungkin bisa melaporkan ke
PLN terdekat atau ke no telpon call center 022123, atau juga ke no Whatsapp PLN Tanggeung 082130601793,” katanya.
Ia menjelaskan, hal tersebut sebagai upaya bila ada
hal-hal terburuk yang mengakibatkan padam listrik, maka kami bisa secepat mungkin melalukan pengecekan kelokasi dan melakukan pemulihan tegangan.
“Kami mohon Maaf atas ketidaknyamanannya dan kami akan terus berupaya maksimal agar listrik bisa tetap menyala,” ucapnya.
Berikut keterangan padamnya listrik:
Hari ke-1
Binatang Kelelawar menghinggapi jaringan listrik diwilayah Kampung Cipicung, Desa Wangun Sari, Kecamatan Naringgul.
Hari Ke – 2
Akibat Binatang Moka menghinggapi jaringan listrik diwilayah Desa Malati, kecamatan Naringgul.
Hari ke-3
Akibat Surja Petir mengenai jaringan listrik menyebabkan kawat putus diwilayah Ciwidey Kabupaten Bandung.
(Jay)















