MMN, CIANJUR – Setelah sempat membuat bingung Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakerstran) Kabupaten Cianjur, Aminah (50) mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tanpa Identitas dalam kondisi sakit pasca stroke selama 4 tahun di Arab Saudi, akhirnya akan dipertemukan dengan keluarganya.
“Nama Aminah Al Shagar. Disesuaikan dengan nama Rumah Sakit yang merawat Aminah selama 4 tahun di Jeddah, Arab Saudi,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakertrans Cianjur, Heri Suparjo.
Dijelaskannya, kasus ini berawal dari pengurusan kepulangan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Aminah diserahterimakan ke Disnakertrans Provinsi Jawa Barat pada Jumat (10/5/2019) di RS Polri Kramat Jati.
“Disnakertrans Jabar lalu mengalihkan Aminah ke RS Al Ihsan Bandung, dan mengkoordinasikan pencarian keluarganya ke Disnakertrans Kabupaten Cianjur,” katanya.
Awalnya, lanjut Heri, diperkirakan keluarga dari Aminah ini di Kecamatan Ciranjang karena ada tulisan tangan pada selembar kertas. Namun ternyata, setelah ditelusuri jejaknya, keluarga besarnya ada di Kecamatan Sukaluyu, tepatnya di Kampung Jangarang RT 04/02 Desa Panyusuhan, Komplek Pondok Pesantren Nurul Falah. Dan ternyata, menurut pihak keluarga nama aslinya itu adalah Umi Khulsum.
“Dinamai Aminah Al Shagar karena yang bersangkutan tidak bisa bereaksi menjelaskan jati diri akibat terkena stroke di Arab Saudi itu,” tambah Heri.
Hari ini, 18 Mei, Disnakertrans Cianjur akan membawa keluarga Aminah Al Shagar alias Umi Khilsum untuk dipertemukan di RS Al Ikhsan Bandung.
“Saya ucapkan terima kasih semua pihak yang terlibat membantu menemukan keluarga Aminah,” tutup Heri.(RE/Jay)















