MetroMediaNews.co – Kepala Kampung Bukit Gemuruh menyampaikan rasa kecewa dan kekesalannya atas musibah yang dialaminya. Pasalnya pengrusakan kaca mobil dan hilangnya tas berikut dokumen penting yang terjadi di area RSUD ZAPA Way Kanan, pihak kemanan lepas tanggungjawab.
Ia menjelaskan, pada saat itu dirinya sedang membesuk warganya yang sakit dan dirawat di RSUD ZAPA Way Kanan, pada 18 Juni 2020. Kala itu mobilnya diparkir didepan RS sekitar pukul 15.00 WIB. Usai menjenguk dan hendak pulang dirinya melihat kaca jendela mobilnya yang sebelah kanan pecah. Akibat insiden itu tas dan dokumen miliknya hilang.
“Saya coba tanyakan kepada pihak keamanan RS terkait insiden pecahnya kaca mobil, namun sangat disayangkan pihak keamanan seakan tidak merespon. Bahkan pihak keamanan mengatakan kalau mobil dan motor yang hilang baru tanggung jawab mereka sedangkan bila ada pengrusakan itu bukan tanggung jawab mereka,” ujar Tauzi dengan nada kesal.
Ia menyampaikan, tidak seharusnya pihak keamanan lepas tanggungjawab seperti itu, karena bagaimanapun pengrusakan yang terjadi diarea itu adalah tanggungjawab pihak keamanan Rumah Sakit.
“Lebih baik tidak ada keamanan karena percuma saja masih terjadi tindak kriminal di area Rumah Sakit dan pihak keamanan sendiri bahkan tutup mata dan tidak bertanggungjawab,” tandasnya.
Editor: Dedy Rahman
Penulis: M Nasir















