SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
CianjurHOME

Tampung Hoby Dimasa Pandemi, Karang Taruna Leles Bangun Sircuit Grastrack

88
×

Tampung Hoby Dimasa Pandemi, Karang Taruna Leles Bangun Sircuit Grastrack

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Menyikapi maraknya para pemuda yang memiliki hoby dalam bidang otomotif, khususnya motor trail atau grastrack maka Pengurus Karang Taruna Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berinisiatif membuat lapangan sircuit ditanah Carik Desa Sukajaya.

Infomasi yang diterima MMN.co, terlaksananya ijin pembangunan lapangan Sircuit Grastrack berkat musyawarah Kepala Desa Sukajaya dengan Pengurus Karang Taruna sehingga pada Minggu 15 Agustus 2021, pengerjaan pembangunan Sircuit Grastrack bisa terlaksana dimulai dengan langsung menurunkan satu unit alat berat (Excavator).

Ketua Karang Taruna, Mulyana, S.IP mengatakan, berkat kerjasama yang baik antara Pemerintah Desa Sukajaya dengan Pengurusan Karang Taruna Kecamatan Leles pembangunan Sircuit Grastrack bisa terlaksana.

“Pembangunan pembuatan lapangan Sircuit Grastrack diatas lahan yang luasnya kurang lebih sekitar 4 hektar dan tanah ini merupakan tanah carik desa Sukajaya, Kecamatan Leles,” katanya, Senin (16/8/2021).

Mulyana menjelaskan, adapun terkait anggaran untuk biaya pembangunan dan menyewa alat berat untuk dimulai pengerjaannya.

“Anggaran nya sebagian dari uang kas Karang Taruna Kecamatan dan uang kas Karang Taruna Desa Sukajaya dan ada juga sumbangsih dari tiap kepala desa di wilayah kecamatan Leles,” jelasnya.

Mulyana menambahkan, lapangan Sircuit Grastrack ini kelas nya masih untuk lokalan diwilayah kecamatan Leles, maka kami kerjasama dengan para kepala desa melalui
Apdesi.

“Mudah mudahan dengan adanya lapangan Sircuit Grastrack ini, berharap ada atlet otomotif dari kecamatan Leles khususnya yang bisa muncul di kelas lebih tinggi, dan bisa melihat potensi pengembangan otomotif diwilayah kecamatan Leles,” tukasnya.

Sementara itu ditempat terpisah Amat Kepala Desa Sukajaya menuturkan, menurut saya ini bentuk peduli kami dari Pemerintah Desa (Pemdes) kepada para pemilik talenta di bidang otomotif motor trail Grastrack khususnya untuk anak anak muda di kecamatan Leles.

“Dari pada anak anak bawa motor ugal ugalan di jalan raya itu kan sangat membahayakan pengguna jalan dan meresahkan warga, mending di kasih wadah yakni lapangan sircuit dan nantinya bisa ada perkembangan untuk masa depan nya sendiri didalam dunia otomotif,” tegasnya.

(jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *