HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOMEKab. TegalPemerintahanSosial

Ribuan Minyakita Bantuan Sosial di Suradadi Tegal Beraroma Solar, Warga Ramai-ramai Kembalikan

428
×

Ribuan Minyakita Bantuan Sosial di Suradadi Tegal Beraroma Solar, Warga Ramai-ramai Kembalikan

Sebarkan artikel ini
Seorang warga menata minyakita yang akan ditarik oleh prosdusen di Balai Desa Purwahamba, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Senin (22/6/26). (Poto : Kuncoro Wijayanto)

TEGAL – Ribuan kemasan Minyakita yang disalurkan sebagai bantuan sosial kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, dikeluhkan warga karena mengeluarkan aroma menyerupai solar. Khawatir membahayakan kesehatan, para penerima bantuan memilih mengembalikan minyak goreng tersebut ke balai desa.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Keluhan salah satunya datang dari warga Desa Purwahamba. Sebanyak 581 keluarga penerima manfaat (KPM) mengembalikan Minyakita kemasan plastik (pouch) yang mereka terima setelah mendapati bau tidak wajar saat kemasan dibuka.

Salah seorang penerima bantuan, Iis (38), mengaku awalnya tidak menaruh curiga terhadap kondisi minyak goreng tersebut. Menurutnya, kemasan masih dalam keadaan utuh dan tidak ditemukan kebocoran.

“Kemasannya utuh, tidak bocor. Warna minyaknya juga normal seperti minyak goreng biasa. Tapi saat dibuka muncul bau seperti solar,” ujarnya.

Iis bahkan sempat menggunakan minyak tersebut untuk menggoreng tempe. Namun aroma solar justru semakin terasa saat proses memasak berlangsung.

“Bau solarnya makin menyengat ketika dipakai menggoreng. Saya kira hanya minyak yang saya terima yang bermasalah, ternyata banyak warga lain mengalami hal yang sama,” katanya.

Kepala Desa Purwahamba, Hasim, membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait aroma tidak biasa pada Minyakita bantuan sosial tersebut. Menindaklanjuti laporan warga, pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan pihak penyalur.

“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung menghubungi pihak penyalur. Warga kami minta mengembalikan minyak ke balai desa agar dapat ditukar dengan yang baru,” jelas Hasim.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *