Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Tegal, Agung Rochman, membenarkan adanya laporan Minyakita beraroma solar yang diterima dari sejumlah desa di Kabupaten Tegal.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak produsen di Karanganyar. Produsen menyatakan siap menarik seluruh Minyakita yang telah disalurkan dan menggantinya dengan produk baru,” ujar Agung.
Menurutnya, sebagian produk yang bermasalah sudah mulai ditarik dan diganti. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak produsen mengenai penyebab munculnya aroma solar pada ribuan kemasan Minyakita yang dibagikan kepada masyarakat.
Warga berharap proses penarikan dan penggantian segera dituntaskan agar bantuan yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.















