SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOMEKab. PemalangPemerintahan

Aliansi Rakyat Menggugat Gelar Aksi di Citywalk Pemalang, Sampaikan Sejumlah Tuntutan

145
×

Aliansi Rakyat Menggugat Gelar Aksi di Citywalk Pemalang, Sampaikan Sejumlah Tuntutan

Sebarkan artikel ini
Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Citywalk Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Minggu (21/6/2026). (Poto: Ragil)

PEMALANG Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Citywalk Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Pemalang, pada Minggu (21/6).

Massa aksi yang didominasi oleh kalangan mahasiswa tersebut menyuarakan sejumlah tuntutan terkait kebijakan pemerintah pusat maupun daerah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat kecil.

Sejak pukul 16.00 WIB, massa melakukan long march menuju kawasan pusat keramaian kota. Mereka membawa poster dan spanduk bernada kritik sosial terkait kondisi ekonomi, kebijakan publik, serta sejumlah program pemerintah yang menjadi sorotan.

Koordinator aksi, Yasir Sultoni yang juga Ketua Komisariat HMI Cabang Pemalang, menyampaikan bahwa kondisi ekonomi nasional saat ini dinilai memerlukan perhatian serius, termasuk stabilitas nilai tukar rupiah dan kebijakan pemerintah yang berdampak pada masyarakat.

Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai spanduk dengan sejumlah tulisan bernada kritik, di antaranya “Reformasi”, “Rupiah Melemah”, “Kami Muak dengan MBG”, hingga “Ganyang Militerisme”.

Tuntutan ke Pemerintah Pusat

Aliansi Rakyat Menggugat menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat, antara lain:

  1. Stop pemborosan APBN dan APBD
  2. Turunkan harga kebutuhan pokok
  3. Revisi UU TNI dan Polri
  4. Supremasi hukum dan penguatan perda
  5. Evaluasi program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Tuntutan ke Pemerintah Daerah Pemalang

Selain itu, massa juga menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang, di antaranya:

  1. Perampingan birokrasi dan kabinet daerah
  2. Efisiensi penggunaan fasilitas pemerintah daerah
  3. Hentikan kunjungan kerja yang dinilai tidak prioritas
  4. Penindakan peredaran minuman keras ilegal
  5. Penertiban praktik prostitusi dan penyakit masyarakat

Dalam orasinya, Yasir menyebut pihaknya menuntut penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), serta meminta kebijakan pemerintah lebih berpihak kepada rakyat kecil.

Ia juga mengajak kelompok petani, buruh, tukang becak, serta masyarakat ekonomi lemah untuk bersama-sama menyuarakan aspirasi terhadap kondisi yang dinilai semakin memberatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *