MMN.co, Cianjur – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur pada Senin, 28 Maret 2022 yang di pimpin langsung oleh Meita Triwendyarti selaku Apoteker Subkordinasi Parmasi Dinkes Cianjur mengunjungi untuk memperifikasi tempat lokasi pembuatan produksi Kerupuk Jamur Tiram dan gula semut yang dibuat oleh anak anak Sekolah Menengah Keatas Negri (SMKN) 1 Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat.
Informasi yang di himpun MMN.co, produksi Kerupuk Jamur Tiram dan gula semut aren di SMKN 1 Naringgul sudah keluar izin PIRTnya atau yang lebih dikenal dengan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) yang diberikan oleh Bupati terhadap hasil produksi IRT yang memenuhi syarat dan standar keamanan.
Meita Triwendyarti selaku Apoteker (Subkoridnasi) Parmasi dari Dinas Kesehatan Cianjur menjelaskan, kalau kami lihat bersama tim sarana tempat produksinya sudah memenuhi syarat terutama dari hegini sanitasi, dan ada beberapa yang perlu penambahan sedikit dari lebel dan kemasan.
“Untuk produk kerupuk Jamur Tiram PIRT nya sudah ada mengikuti pelatihan juga, selanjutnya tinggal nanti menunggu pelatihan hasil dari kami kunjungi sehingga nanti sertifikat SPP PIRT nya bisa digunakan untuk produk jamur tiramnya,” ujarnya, Senin (28/3/2022).
Kedepan semoga SMKN 1 Naringgul bisa menghasilkan produk produk lainnya selain kerupuk jamur tiram.
“Tadi saya lihat selain produk jamur tiram ada juga produk gula semut dan kecap, sehingga nanti untuk PIRT nya tinggal ada penambahan saja, karena sudah mengikuti pelatihan dan sudah memenuhi persyaratan yang lengkap,” tuturnya.















