MMN.co, Cianjur – Dalam rangka studi program Praktek Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) di SMKN 1 Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membuat produk kuliner unggulan yakni Kerupuk Jamur Tiram (KJT) yang bahan bahannya asli alami dari Jamur Tiram Putih.
Infomasi yang diterima MMN.co, selain produk unggulan Kerupuk Jamur Tiram (KJT) program studi Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) anak anak SMK 1 Naringgul juga membuat produk kuliner lain nya seperti kue donat, roti dan masih banyak lagi yang beredar dipasaran wilayah Kecamatan Naringgul dan Cidaun, Cianjur Selatan.
Heriyanto (50) salah seorang guru produktif jurusan APHP SMKN 1 Naringgul menjelaskan, Kerupuk Jamur Tiram merupakan produk andalan di SMKN 1 Naringgul terutama di jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).
“Sebenarnya produk Kerupuk Jamur Tiram ini sudah mulai produksi hampir 1 bulan lamanya dan sudah kita pasarkan di wilayah kecamatan Naringgul juga Cidaun,” jelasnya kepada MMN.co, Selasa (5/10/2021).
Heriyanto menambahkan, untuk bahan bakunya produksi Kerupuk Jamur Tiram menggunakan bahan baku alami dari Jamur Tiram Putih asli tanpa ada campuran bahan pengawet lain nya sehingga cita rasanya pun berbeda dari kerupuk-kerupuk pada umumnya dan kekuatan rasanya bisa bertahan sampai satu bulan.
“Mudah-mudahan dengan adanya produk unggulan anak-anak ini, kita akan pasarkan keseluruh masyarakat kabupaten Cianjur umumnya kecamatan yang ada di wilayah Cianjur selatan,” ujarnya.
Heriyanto berharap, dengan adanya produk Kerupuk Jamur Tiram ini SMK mempunyai satu produk yang akan dijadikan satu unggulan untuk menarik masyarakat khususnya kecamatan Naringgul agar bisa mempercayakan putra putrinya untuk menyekolahkan di SMKN 1 Naringgul.
“Alhamdulillah selama satu bulan kebelakang prodak unggulan SMKN 1 Naringgul yakni Kerupuk Jamur Tiram sudah kita pasarkan ke wilayah kecamatan luar Naringgul yaitu kecamatan Cidaun bahkan Sampai kecamatan Sindangbarang,” tukasnya.
Ditempat terpisah, Plt Kepala sekolah, Unang Setiawan Spd, membeberkan bahwa perlu diketahui bersama terkait hasil praktek anak anak Program Studi Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) di SMKN 1 Naringgul sebenarnya bukan hanya produk Kerupuk Jamur Tiram saja tapi masih ada yang lainya, namun Jamur Tiram itu merupakan produk unggulan.
“Anak-anak disekolah kami juga praktek prodak lain termasuk didalamnya ada pembuatan roti kemudian kue donat dan lain sebagainya masih banyak. Dan Jamur Tiram ini merupakan produk baru dari sekolah namun setelah di uji rasa layak sekali untuk dipasarkan, dan selama ini pemasaran nya kita pasarkan secara online,” terangnya kepada MMN.co saat ditemui disekolah, Selasa (5/10/2021).
Menurutnya ini merupakan harapan yang sangat besar terhadap anak anak dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan membuat produk kuliner yang memiliki nilai jual dan layak dipasarkan karena ini bisa membantu mereka mencari penghasilan.
“Apalagi dimasa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini banyak keluarga para orang tua murid yang terdampak. Mudah-mudahan dengan kreatifitas anak-anak mereka disekolah nanti nya kita dorong dari sekolah dengan keterampilan juga pengetahuannya,” tuturnya.
Ia menambahkan, untuk selanjutnya anak bukan hanya praktek di sekolah saja tapi di rumah pun juga bisa memproduksi itu, karena untuk membuat Jamur ini tidak harus memerlukan modal yang cukup besar dan nantinya bisa dipasarkan sendiri oleh anak anak secara online.
Masih kata Kepala Sekolah, selain itu SMK melalui MKKS SMK kita sedang membangun pusat pemasaran produksi yang nantinya hasil produksi anak anak SMK terutama produk produk unggulan yang lokasinya di Cianjur.
“Sehingga nanti produk jamur tiram dan produk lain nya di SMKN 1 Naringgul kita akan bawa kesana untuk dipasarkan. Insya allah dengan kerja keras dan optimisme juga semangat ketika anak anak lulus dari sekolah nantinya akan menjadi seorang wirausahawan-wirausahawan yang hebat bisa mensejahterakan kehidupannya,” pungkasnya.
(Jay)















