PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
Cianjur

Penampilan Wina Bawakan Tari Liberika Bikin Penonton Terhipnotis

131
×

Penampilan Wina Bawakan Tari Liberika Bikin Penonton Terhipnotis

Sebarkan artikel ini

Metromedianews.co – Bukan Wina Rezky Agustina namanya kalau tak bisa bikin penonton terhipnotis saat tampil dengan tarian kontemporernya. Hal itu seperti terjadi pada acara Cianjur Brewers Cup CompetItion (CBCC) di Hotel Sangga Buana Cipanas Cianjur, Minggu (5/3/2023) malam.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kostum sederhana berupa dress warna kulit dengan aksen berwarna hijau menyerupai selendang sebagai simbol alam dan perempuan Sunda, melengkapi tampilan sang koreografer yang pernah tampil di Jakarta Berlin Art Festival di Berlin dan Amesterdam itu.

Hamparan biji kopi nampak menjadi artistik sekaligus properti. Bau harum dupa dan bakaran kayu gaharu diiringi musik sayup-sayup yang kadang menghentak bergetar memenuhi ruangan. Hadirin yang terdiri dari para barista dan pecinta kopi mendadak hening seketika.

Pembawa acara CBCC, Sri Wahyuni Rachman, sebelum acara dimulai menjelaskan, Liberika yang dibawakan Wina hadir atas kehawatiran yang terjadi saat ini.

“Liberika menjadi pilihan khas dan otentik yang dapat membuat para pecinta rindu akan citarasanya,” katanya.

Melalui Liberika, kata dia, kita berusaha memantik kesadaran publik tentang iklim dunia kini tidak sedang baik-baik saja.

“Tarian ini memggambaran bahwa perubahan iklim selain sebagai cara alam menyeimbangkan diri tapi juga bisa disebabkan oleh ulah kecerobohan manusia. Melalui Liberika kita mengerti bahwa kerakusan selalu berujung petaka, kini dan masa depan,” katanya.

Ia menjelaskan, mengutip Wina Rezky Agustina, Liberika adalah pesan bagi diri dan siapa saja untuk membuka mata dengan bijaksana.

Sebelumnya Direktur Program dan SDM Lokatmala Foundation, Dika Dzikriawan, mengatakan, Tari Liberika sebagai wujud kehawatiran yang terjadi saat ini dimana kopi yang sekarang sudah meramaikan pergaulan pada budaya pop justru terancam punah karena perubahan iklim.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *