SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Dampak Kelangkaan Pupuk, Optimalkan Pengolahan Pupuk Organik Bagi Masyarakat

68
×

Dampak Kelangkaan Pupuk, Optimalkan Pengolahan Pupuk Organik Bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Metromedianews.co – Antusias warga masyarakat Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari dalam menghadiri kegiatan Workshop bertema pengolahan sampah menjadi pupuk organik plus berjalan penuh khidmat bertempat di kantor Desa dihadiri penggiat dari Lembaga Konservasi, Inspirator UMKM Ketua BUMDES Kepundungan dan Anggota DPRD dari Komisi 3 Partai PDIP H. Wagianto.

Berawal prosesi acara Workshop dibuka secara langsung oleh Kepala Desa (Kades) Patoman, Drs Suwito dalam sambutannya menyampaikan, ia sangat mendukung apapun bentuk kegiatan masyarakatnya dalam penanggulangan adanya persoalan sampah dan kelangkaan pupuk bagi masyarakat petani diwilayahnya.

Menurutnya, sosialisasi ini setidaknya bisa menyamakan misi visi yang sudah direncakan dari Pemerintah Desa untuk masyarakat dan bersinergi bersama lembaga konservasi dalam melakukan pendampingan bagi masyarakatnya untuk kedepan bisa lebih berpikir secara kreatif dan inovatif dalam pengelolaan sampah yang berada dilingkungan masyarakat setempat bisa dilakukan secara terpadu disetiap dusunnya.

“Rintisan pengelolaan sampah yang nantinya dianggarkan melalui Dana Desa (DD) bisa bermanfaat bagi masyarakat disetiap dusun. Begitupula sinergitas dari konservasi dalam melakukan pendampingan dan memberikan lanjutan bantuan mesin sangat diharapkan untuk sebagai penunjang pengoptimalan dalam pengelolaan limbah sampah menjadi pupuk organik,” ungkapnya.

Sebagaimana disampaikan Ketua Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup Banyuwangi, Edhi Prasetyo SH menyampaikan, kedepan secara bertahap akan merealisasikan sejumlah bentuk kegiatan pemberdayaan bagi masyarakat dan melakukan pendampingan secara kontinyu serta merealisasikan sejumlah bentuk usulan pengajuan bantuan sebagai penunjang pengelolaan sampah menjadi pupuk organik yang bernilai jual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *