SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
GarutHOMEPeristiwaPolriSosial

Evakuasi Truk Terjun ke Jurang Pengangkut 8 Ton Beras Menuju Bungbulang Berlangsung Alot

120
×

Evakuasi Truk Terjun ke Jurang Pengangkut 8 Ton Beras Menuju Bungbulang Berlangsung Alot

Sebarkan artikel ini
Evakuasi Truk Terjun ke Jurang Pengangkut 8 Ton Beras di Tanjakan Pengantin Pamulihan Garut. Poto: Dedi

GARUT – Proses evakuasi sebuah truk pengangkut 8 ton beras yang terjun ke jurang di kawasan tikungan tajam Tanjakan Pengantin atau Halimun, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, berlangsung alot pada Sabtu (8/8/2026).

Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka parah dan lima orang lainnya mengalami luka ringan. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa penanganan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut telah dilimpahkan kepada Polres Garut yang sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Anggota Polsek Pamulihan, Saepul Rohman, menjelaskan bahwa proses evakuasi menghadapi berbagai kendala karena medan yang sulit dan lokasi kendaraan yang berada di tengah jurang.

“Korban luka parah satu orang dan luka ringan lima orang. Kasus sudah dilimpahkan ke Polres setelah dilakukan olah TKP,” ujarnya.

Truk yang mengalami kecelakaan diketahui mengangkut sekitar 8 ton beras dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Selain kendaraan yang mengalami kerusakan parah, muatan berupa sekitar 100 karung beras ukuran 10 kilogram turut terdampak akibat insiden tersebut.

Menurut informasi di lapangan, kendaraan tersebut milik warga Desa Depok. Saat proses evakuasi berlangsung, sejumlah warga dan anggota Polsek Pamulihan turut melakukan pengamanan dan membantu kelancaran kegiatan di lokasi kejadian.

Pantauan di lapangan menunjukkan banyak warga ikut membantu proses evakuasi. Namun, keterbatasan alat yang digunakan, yang masih mengandalkan peralatan manual, membuat proses pengangkatan kendaraan dari dasar jurang berjalan lambat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *