SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
DakwahKesehatan MasyarakatNasional

Gus Miftah Ingatkan Pelaksana MBG Jaga Amanah, Singgung Pejabat hingga Petugas SPPG

167
×

Gus Miftah Ingatkan Pelaksana MBG Jaga Amanah, Singgung Pejabat hingga Petugas SPPG

Sebarkan artikel ini
Gus Miftah singgung soal pelaksanaan yang amanah dalam program MBG. (TikTok/Harry)

YOGYAKARTA – Pendakwah sekaligus pendiri Pondok Pesantren Ora Aji, Gus Miftah, mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjalankan tugas secara amanah dan tidak menyalahgunakan hak masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Gus Miftah dalam acara Kenalan Bersholawat di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (7/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pentingnya integritas para pejabat, mitra pelaksana, hingga petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas di lapangan.

Gus Miftah mengungkapkan bahwa pada awal perencanaan program MBG, dirinya pernah diminta menjelaskan dalil dan hadis mengenai keutamaan memberi makan kepada anak-anak serta masyarakat yang membutuhkan.

“Saya siap diaudit dunia akhirat, anak dan istri saya haram masuk surga kalau saya punya satu titik dapur SPPG,” ujar Gus Miftah di hadapan jamaah.

Menurutnya, program MBG merupakan program yang memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Ingatkan Mitra dan Pengelola Dapur MBG

Dalam ceramahnya, Gus Miftah juga menyinggung berbagai persoalan yang belakangan muncul dalam pelaksanaan program MBG. Ia mengingatkan para mitra dan pengelola dapur MBG agar tidak mengambil keuntungan dengan cara yang merugikan masyarakat penerima manfaat.

“Ingat ya mitra-mitra MBG, dapur se-Indonesia, doa orang miskin itu manjur, doa rakyat yang terdzolimi itu mustajab. Sekali kamu berani makan hak mereka, darah dan dagingmu haram masuk surganya Allah SWT,” tegasnya.

Ia menilai program MBG merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *