SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
DaerahHukumKab. LabuhanbatuPencurianSumatera UtaraSumatraTNI

Viral! Warga Labuhanbatu Pergoki Diduga Oknum TNI Curi 16 Sapi Milik warga yang status Janda

433
×

Viral! Warga Labuhanbatu Pergoki Diduga Oknum TNI Curi 16 Sapi Milik warga yang status Janda

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu–Video yang menampilkan sejumlah pria diduga oknum TNI dipergoki mencuri sapi atau lembu viral di media sosial, Dari tayangan video yang beredar, Jumat (26/6/2026) disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Desa Sei Siarti, Kabupaten Labuhan Batu.

Dalam rekaman tersebut, warga menghadang dan melabrak sekelompok pria yang diduga merupakan oknum aparat TNI dari satu kompi karena diduga terlibat dalam pencurian hewan ternak.

Peristiwa itu disebut berkaitan dengan hilangnya 16 ekor lembu milik seorang warga. Hewan ternak tersebut diketahui merupakan milik seorang janda Boru Naga, sehingga kasus ini memicu simpati dan kemarahan warga.

Dalam video terlihat sejumlah pria yang diduga oknum TNI berjalan santai meninggalkan lokasi, Perekam video bersama sejumlah warga menuding mereka terlibat dalam aksi pencurian sapi.

“Aparat-aparat bikin keributan! Nyuri lembu! Dibayar? Siapa? Nyuri lembu, ikut kalian mencuri!” teriak salah seorang warga di lokasi kejadian dengan nada penuh emosi.

Menanggapi video viral yang memperlihatkan dugaan keterlibatan oknum aparat TNI dalam kasus pencurian 16 ekor lembu di Desa Sei Siarti, Kabupaten Labuhanbatu, Komandan Kodim (Dandim) 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Hanung mengatakan pihaknya baru menerima informasi terkait peristiwa tersebut pada Kamis malam dan telah berkoordinasi dengan Polisi Militer untuk menindaklanjuti dugaan yang beredar di masyarakat.

“Ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami juga baru dapat info di atas semalam. Sudah saya laporkan ke Kodam (Subdenpom/Pomdam) agar dicek dan ditindak lanjuti seperti apa kebenarannya,” ujar Letkol Kav Hanung Kaptiaji saat dikonfirmasi wartawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *