PEMALANG – Suasana meriah mewarnai Lapangan Mulyoharjo, pusat Kota Pemalang, saat 300 siswa Sanggar Seni Diwangkara tampil dalam gelar tari bersama, Selasa (11/8/2026).
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Aksi kolosal tersebut menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Cahaya Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ratusan masyarakat tampak memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan penampilan para penari dari berbagai kelompok usia.
Pagelaran melibatkan ratusan siswa binaan Sanggar Seni Diwangkara, mulai dari anak-anak hingga remaja. Mereka membawakan sejumlah formasi tari Nusantara secara massal dan harmonis.
Tidak hanya menampilkan berbagai tari Nusantara, para peserta juga membawakan Tari Kair, sebuah karya yang diciptakan oleh Sanggar Seni Diwangkara dan ditampilkan secara massal.
Gemuruh musik tradisional yang dipadukan dengan aransemen modern mengiringi setiap gerakan para penari. Formasi yang tersusun secara dinamis membuat pertunjukan tersebut menjadi tontonan menarik bagi masyarakat yang hadir.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus memberikan ruang bagi para siswa untuk menunjukkan hasil latihan mereka setelah menjalani pembinaan secara intensif.
Ketua sekaligus pendiri Sanggar Seni Diwangkara, Putri Nuur Wulansari, S.Pd., M.Sn., mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya pertunjukan kolosal yang melibatkan ratusan anak didiknya.
“Melalui momentum Gebyar Cahaya Kemerdekaan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya merayakan kemerdekaan secara seremonial, tetapi juga mengekspresikannya melalui kecintaan terhadap budaya bangsa,” ungkap Putri, Selasa malam (11/8/2026).
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











