PEMALANG – Bagi sebagian orang yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya, delman mungkin hanya tinggal kenangan. Roda yang berputar perlahan di tengah derasnya arus modernisasi.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Namun, di Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Manto (52) membuktikan bahwa tradisi tersebut masih dirawat dengan penuh perhatian.
Sebagai kusir senior, Manto secara berkala mengganti sepatu kuda atau tapal kuda piaraannya. Perawatan tersebut dilakukan untuk memastikan kudanya tetap prima dan nyaman saat menarik penumpang tanpa mengalami rasa sakit.
Aktivitas rutin ini bukan perkara mudah dan tidak bisa diabaikan. Menurut Manto, penggantian tapal kuda merupakan perawatan penting yang harus dilakukan secara berkala.
Jika terlambat diganti, tapal besi yang sudah aus atau longgar dapat melukai kuku kuda. Kondisi tersebut juga berisiko membuat kuda berjalan pincang saat melintasi jalan berbatu maupun jalan beraspal di wilayah Ulujami dan sekitarnya.
“Kalau sepatu kuda sudah tipis atau longgar, harus segera diganti baru. Kasihan kuku kudanya bisa aus atau pecah kalau dipaksa jalan terus,” ujar Manto saat ditemui di pangkalan delman miliknya di kawasan Pasar Comal, Pemalang, Minggu (16/8/2026).
Dalam proses pemasangannya, Manto mengerjakannya sendiri dengan telaten. Ia terlebih dahulu membersihkan bagian bawah kuku kuda, kemudian memotong bagian kuku yang tumbuh tidak rata.
Setelah itu, tapal besi khusus dipasang dan dipaku dengan hati-hati agar tidak mengenai bagian sensitif pada kaki kuda.
Untuk sekali penggantian tapal, Manto mengeluarkan biaya puluhan ribu rupiah. Biaya tersebut ia sisihkan dari hasil mengantar penumpang berkeliling desa setiap hari.
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











