SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Nasional

Dua Kecamatan di Cianjur Selatan Banjir dan Longsor

461
×

Dua Kecamatan di Cianjur Selatan Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini

METEROMEDIANEWS.CO – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan dua Kecamatan di Cianjur Selatan, Jawa Barat, diterjang banjir bandang dan tanah longsor.

Tanah longsor terjadi di Kampung Cikananga, Desa Sindangsari, Kecamatan Leles dan Kampung Kertamukti RT1/3, Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan, sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (6/11).

Kertamukti Yanto Herlambang (35) warga sekitar mengatakan, hujan deras mengguyur Kecamatan Leles dan Agrabinta sejak Senin malam, sehingga meluapnya air kali Cisokan dan membanjiri rumah warga.

“Alhamdulilah air sudah mulai surut dan semoga pihak dinas terkait segera mengirimkan bantuan logistik,” ucapnya.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Ir Moch Sobur mengatakan, akibat bencana alam banjir dan tanah longsor disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama.

“Nah, sehingga mengakibatkan meluapnya Sungai Cisokan. Informasi sementara yang didapat oleh BPBD Kabupaten Cianjur, bahwa dampak dari kejadian tersebut adalah terdapat rumah warga yang terendam luapan air sungai sebanyak tujuh Kartu Keluarga (KK), terendamnya lumbung padi, terendamnya peternakan ayam, halaman SMKN 1 Leles terkena longsor,” katanya.

BPBD Kabupaten Cianjur menyebutkan, satu jembatan beton dan satu jembatan gantung di Desa Sukasirna Kecamatan Leles, Cianjur Selatan rusak. Sementara di Kecamatan Agrabinta adanya 58 KK terdampak banjir.

“Hingga saat ini BPBD Kabupaten Cianjur telah mengirimkan Tim Pelaksana Tugas (TPT) BPBP Kabupaten Cianjur untuk melaksanakan assessment atau kaji cepat ke lokasi kejadian untuk mendata kembali dampak yang diakibatkan oleh bencana banjir dan tanah longsor tersebut.

“Selain itu, langsung pengiriman bantuan logistik berupa makanan siap Saji, tambahan gizi, paket lauk pauk, alat kebersihan dan bantuan sandang,” ujar Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur.

Selain itu Tim Pelaksana Tugas (TPT) BPBD Kabupaten Cianjur juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DISPERKIMTAN) Kabupaten Cianjur, mengingat terdapat jembatan yang mengalami kerusakan.

Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *