“Kehadiran saya semoga dapat memberikan manfaat. Reses ini adalah tugas kami untuk menyerap permasalahan yang ada, kemudian akan kami bawa ke Gedung Dewan DPRD Sumut,” tuturnya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Rahmat juga menjelaskan sejumlah program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian, peternakan, perikanan, pendidikan dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.
“Bantuan infrastruktur pertanian seperti pengairan atau irigasi, jalan usaha tani, alat-alat pertanian, bantuan peternakan dan perikanan bisa diajukan melalui kelompok tani kepada Pemprov Sumut. Untuk para pemuda, Pemprov juga menyediakan pelatihan ketenagakerjaan gratis di bidang otomotif, tata boga, tata rias dan dekorasi, serta tata busana dan jahit menjahit yang seluruh biayanya ditanggung pemerintah provinsi. Kami siap menjadi fasilitator,” kata Rahmat.
Dalam sesi dialog, warga Kelurahan Siabu menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian pemerintah. Aspirasi tersebut antara lain terkait kerusakan jalan keliling, banjir yang kerap terjadi setiap musim penghujan, kebutuhan pembangunan gorong-gorong dan jembatan, persoalan tapal batas di wilayah Rodang, serta masalah pengairan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) yang hingga kini belum dirasakan manfaatnya secara optimal oleh masyarakat Siabu.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rahmat Rayyan menyatakan akan mencatat dan membawa persoalan yang disampaikan masyarakat untuk diperjuangkan melalui jalur kewenangan di tingkat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan reses kemudian ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim di Kelurahan Siabu sebagai bentuk kepedulian sosial.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











