PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
HOMENahdlatul UlamaOpini Pembaca

Buku Imaji NU Masa Depan Diluncurkan, Dekan FEB Unusia Dorong Ekonomi Jadi Fondasi Kemandirian NU

225
×

Buku Imaji NU Masa Depan Diluncurkan, Dekan FEB Unusia Dorong Ekonomi Jadi Fondasi Kemandirian NU

Sebarkan artikel ini
Ikatan Kecendekiawanan NU bersama ASDANU
Ikatan Kecendekiawanan NU bersama ASDANU di Pondok Pesantren An-Najiyah Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Sabtu (29/8/2026). (Poto: Penulis)

Dalam perspektif Aras, agenda ekonomi NU masa depan bertumpu pada empat pilar, yakni penguatan lembaga usaha dan UMKM pesantren, perluasan akses pasar bagi petani dan pelaku ekonomi rakyat, transformasi zakat dan wakaf ke arah filantropi produktif, serta penguatan jaringan ekonomi melalui teknologi digital.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Ia menambahkan, kemitraan dengan pemerintah dan sektor swasta harus ditempatkan sebagai instrumen penguatan kapasitas, bukan sumber ketergantungan.

“Kemitraan harus menghasilkan kemandirian. NU dapat berkolaborasi dengan negara, investor, dan berbagai pihak, tetapi relasi ekonomi itu harus memperkuat kapasitas warga, memperluas akses pasar, dan meningkatkan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Aras, prinsip tersebut membutuhkan tata kelola yang kuat. Karena itu, akuntabilitas menjadi bagian penting dalam transformasi ekonomi NU.

“Ekonomi yang besar tanpa akuntabilitas akan rapuh. Transparansi, tanggung jawab publik, dan pemerataan manfaat harus menjadi bagian dari arsitektur ekonomi NU. Kemandirian bukan sekadar memiliki aset, tetapi kemampuan mengelola sumber daya secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Pandangan Aras tersebut memperluas gagasan Imaji NU Masa Depan: masa depan NU bukan hanya soal posisi terhadap kekuasaan, tetapi juga tentang kemampuan membangun kedaulatan ekonomi warga. Dalam kerangka itu, rakyat ditempatkan sebagai subjek pembangunan, sementara pesantren, UMKM, koperasi, filantropi, dan jaringan digital menjadi ekosistem ekonomi produktif.

Gagasan ini beririsan dengan konsep konvergensi yang menjadi salah satu tawaran utama buku, yakni NU dapat bermitra dengan negara sekaligus tetap menjaga independensi dan daya kritisnya.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *