Selanjutya kata Imas dirinya mendukung usaha serius yang dilakukan Direksi RSUD Subang dalam melengkapi sarana yang diperlukan. “Tidak usah malu minta-minta bantuan asalkan untuk kepentingan masyarakat. Saya juga tidak merasa malu minta ini minta itu untuk kepentingan Warga Subang,” tuturnya.
Dalam laporannya Plt. Direktur RSUD Subang, dr. Eka Mulyana, Sp.OT menuturkan bahwa RSUD Subang berdiri diatas lahan seluas 6 hektar dengan memiliki 839 pegawai diantaranya 70 orang dokter dan 37 orang dokter spesialis serta 289 tempat tidur.
Jumlah tempat tidur tersebut masih kurang. Oleh karena itu akan membangun gedung layanan rawat inap VIP dan Kelas I dengan kapasitas 30 tempat tidur. Upaya ini dilakukan untuk menyerap pasien dan menjadikan RSU Subang sebagai rumah sakit andalan dalam layanan. Rencana lainnya ialah membangun fasilitas haemodialisa (cuci darah) dari yang sekarang tersedia baru 12 unit.
“Dengan layanan sebanyak itu menimbulkan pasien harus antri,” katanya.
Untuk itu pihaknya akan membangun fasilitas gedung dengan daya tampung 50 unit peralatan haemodialisa.
Kegiatan Peresmian turut dihadiri Forkopimda dan sejumlah mantan Direktur RSUD.(BH)















