METROMEDIANEWS, CIANJUR – Jajaran kepolisian dari Polsek Karang Tengah mengamankan satu ekor burung elang langka di Desa Bojong, Kecamatan Karang Tengah, Kamis (4/4). Burung elang langka tersebut diketahui patah kaki akibat terlilit kabel listrik.
Pada saat evakuasi, suara burung elang begitu memekik dan paruhnya berbalik ketika anggota dari kepolisian memindahkannya dari lantai yang tak dinaungi karena guyuran hujan mulai membasahi tubuhnya.
Berada di meja tenis, ia mulai melangkah tertatih karena satu kakinya buntung. Merasa berada di tempat nyaman, ia pun mulai kembali tenang.
Kini keberadaannya menjadi penghuni baru di Mapolsek Karang Tengah, setelah warga menyelamatkannya karena tersangkut kabel listrik.
“Tadi sudah diberi makan ikan dan saya lihat ikan dimakan, tapi kondisi kakinya memang sudah patah saat ditemukan warga,” ujar Kanit Reskrim Polsek Karang Tengah, Ipda Saleh Darsono, Kamis Malam (4/4).
Darsono mengatakan, petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sukabumi sedang menuju Cianjur setelah menerima kabar adanya elang Brontok yang ditemukan warga dalam kondisi patah kaki sebelah dan tersangkut di tiang listrik dan pohon belimbing.
“Petugas BKSDA sedang menuju ke sini untuk menyelamatkan burung elang ini,” kata Darsono.
Darsono mengatakan, burung elang dilindungi ini pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 07.00 WIB. Lalu warga dibantu aparat kepolisian baru bisa mengevakuasi burung tersebut sekitar pukul 09.30 WIB.
Dirinya tak mengetahui burung elang tersebut berasal dari mana dan kenapa satu kakinya bisa patah.
“Mungkin nanti petugas BKSDA bisa memeriksa kondisi burung elang ini,” ujarnya.
Dikutip dari Wikipedia, Elang brontok adalah sejenis burung pemangsa anggota suku Accipitridae. Dinamai demikian kemungkinan karena warnanya yang berbercak-bercak (pada bentuk yang berwarna terang).
Namanya dalam bahasa Inggris adalah Changeable Hawk-eagle karena warnanya yang sangat bervariasi dan berubah-ubah, sedangkan nama ilmiahnya yalah Spizaetus cirrhatus.
Elang brontok berbiak di wilayah yang luas, mulai dari kawasan Asia Selatan di India dan Sri Lanka, tepi Tenggara Himalaya, terus ke Timur dan Selatan melintasi Asia Tenggara hingga ke Indonesia dan Filipina.(Farhan MR)















